<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Blogger Malang (Ngalam) &#187; mereka bilang</title>
	<atom:link href="http://www.bloggerngalam.com/tag/mereka-bilang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bloggerngalam.com</link>
	<description>Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang (Ngalam) Raya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 04:08:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mereka Bilang Saya Monyet</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2009/01/03/mereka-bilang-saya-monyet/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2009/01/03/mereka-bilang-saya-monyet/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 01:41:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ame268</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ame268]]></category>
		<category><![CDATA[djenar maesa ayu]]></category>
		<category><![CDATA[mereka bilang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=1104</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya saya musti angkat topi kepada satu lagi pekerja seni yang telah menyuguhkan sebuah karya yang bagus. Ialah Djenar Maesa Ayu.
Secara tidak sengaja saya menonton film berjudul â€˜Mereka Bilang Saya Monyetâ€™. Bagus!. Alurnya komplek tidak linear seperti sinetron biasa. Adegan demi adegan mengalir lancar dengan penuh penghayatan. Film drama ini memang sarat dengan eksplorasi seni. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 10px;" src="http://ame268.com/images/stories/poster_10.jpg" alt="monyet" width="139" height="200" /><span class="dropcap">S</span>epertinya saya musti angkat topi kepada satu lagi pekerja seni yang telah menyuguhkan sebuah karya yang bagus. Ialah Djenar Maesa Ayu.</p>
<p style="text-align: left;">Secara tidak sengaja saya menonton film berjudul â€˜Mereka Bilang Saya Monyetâ€™. Bagus!. Alurnya komplek tidak linear seperti sinetron biasa. Adegan demi adegan mengalir lancar dengan penuh penghayatan. Film drama ini memang sarat dengan eksplorasi seni. Dialognya, adegannya, alurnya, angle kameranya, pemilihan pemainnya dan tema besar ceritanya. Baru tahu saya Djenar yang ayu itu selain seorang penulis kawakan, bisa jadi sutradara yang hebat pula.</p>
<p style="text-align: left;">Satu hal yang menjadi amat menarik adalah film ini bisa saja membuat orang menduga-duga (dengan sedikit yakin) bahwa apakah film ini sedang bercerita tentang kisah si Djenar sendiri?? Mengingat bahwa novel dan cerpennya memang dominan dengan cerita bertema kelam, vulgar, realita dalam jiwa paling rahasia, yang berani diangkatnya dengan tanpa merasa tabu. Entah kenapa juga pemain utama di film ini dibuat â€˜miripâ€™ dengan sosok Djenar sehari-hari. Cewek, berambut lurus, merokok, berkaos singlet, penulis cerita dan bersikap cuek karena menyimpan rapat-rapat rahasia perasaannya sendiri, ups sori kalo penilaian saya kebablasan.. anggap aja subyektif.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://ame268.com/images/stories/djenar.jpg" alt="djenar" width="149" height="225" /><br />
Film yang beralur komplek ini akhirnya memang sengaja dibuat dengan â€˜Ending with Questionsâ€™, alias menyisakan banyak pertanyaan yang silahkan dijawab sendiri oleh penontonnya. Dan hal ini sepertinya menyambung kepada kehidupan realitas si Djenar itu sendiri, menyisakan pertanyaan yang silahkan diduga-duga sendiri jawabannya oleh masyarakat atau penggemarnya.</p>
<p style="text-align: left;">Oya, Ray Sahetapy aktingnya masih tetep bagus! Emang aktor kawakan. Titi Sjuman juga total. Henidar Amroe juga. Klop dah.</p>
<p style="text-align: left;">Tidak banyak tokoh seni yang saya suka karena bagus karyanya, selain sam Dimas Djay yang selalu bagus dalam berkarya (Quicky Express is thumbs up!), Garin, Sujiwo Tejo, hari ini saya tambahkan satu lagi nama, ialah Djenar.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2009%2F01%2F03%2Fmereka-bilang-saya-monyet%2F&amp;title=Mereka%20Bilang%20Saya%20Monyet" id="wpa2a_2"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2009/01/03/mereka-bilang-saya-monyet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

