[ Navigasi » Depan » Artikel pada Kategori 'Pendidikan dan Umum'

]

Pelajaran Berharga dari Film The Pursuit of Happyness

Oleh solution Tanggal 3-05-2008 Kategori Pendidikan, Umum

Semalam saya meng”hypnosis” diri saya sendiri dengan menonton sebuah film yang sangat menggugah inspirasi dan motivasi diri. Film untuk berjudul “the Pursuit of Happyness” atau dalam bahasa Indonesianya adalah mengejar kebahagiaan. Mengapa film itu bisa menghypnosis saya? Ya karena di film tersebut sarat dengan pelajaran hidup yang pada akhirnya menarik perhatian dan juga menyadarkan saya untuk berubah dan berkarya lebih baik lagi untuk mencapai kebahagiaan

Pursuit of HappinessKebahagiaan adalah goal dan tujuan hidup semua orang. Bukankah orang bekerja untuk mencari uang? Ya benar orang bekerja untuk mencari uang, tetapi uang hanyalah tujuan sementara, setelah kita peroleh uang pada akhirnya uang dibelanjakan untuk mencari dan memenuhi tuntutan kepuasan batin atau kebahagiaan

The Pursuit of Happyness, banyak mengajarkan kepada kita sebuah ikhtiar yang luar biasa dari seorang Chris Gardner yang diperankan oleh aktor kulit hitam William Smith. Awalnya ia hanyalah seorang sales penjual sebuah alat untuk kedokteran yang dibuatnya sendiri. Ia pasarkan produknya ini dengan selalu menentengnya kesana kemari masuk dari dokter satu ke dokter lainnya. Beberapa insiden terjadi padanya dimana alat yg dibuatnya itu dicuri orang.

Karena penghasilan yang tidak menentu keluarganya menjadi kurang harmonis, selalu saja Chris Gardner ceckcok dengan istrinya, karena jarang sekali Chris membawa pulang uang dan dianggap melakukan pekerjaan yang sia-sia. Mereka dikaruniai satu orang anak laki-laki yang masih kecil. Karena tidak kuat lagi menjalani hidup dengan Chris, istrinya meninggalkannya untuk bekerja di kota lain.

Dengan tetap bersemangat Chris tetap bekerja dengan keyakinan dirinya. Namun penjualan yang tidak menentu mengakibatkan ia tak mampu membayar pajak dan akhirnya hidup menggelandang dengan anaknya, yang kadang harus diajaknya tidur di toilet stasiun kereta api atau di tempat penampungan gelandangan / tuna wisma.

Dengan semangat yang gigih akhirnya ia bisa diterima bekerja menjadi calon broker dimana harus magang tanpa dibayar sepeserpun selama 6 bulan. Dengan segala keterbatasannya ia bekerja lebih keras mengatur waktunya. Ia jalani proses magangnya dengan baik, ia lakoni juga tetap menjual sebagai sales alat yg dibuatnya sendiri, ia harus pontang panting mengantri dengan anaknya supaya memperoleh tempat tidur di tempat penampungan tuna wisma. Kadang ia harus berlari menuju kantornya karena sdh tidak uang disakunya untuk naik kendaraan.

Kegigihan yang luar biasa dan keyakinannya untuk sukses pada akhirnya membuat apa yang diperbuatnya membuat orang bersimpati kepadanya. Walau hidup dengan segala keterbatasan bahkan menggelandang ia tetap sanggup menyelesaikan masa magangnya dengan hasil yang memuaskan. Akhirnya setelah 6 bulan masa magangnya Chris Gardner diangkat menjadi seorang broker dan beberapa tahun kemudian dia berhasil menjadi seorang broker terkenal yang memiliki kekayaan fantastik.

Film itu mengajarkan kepada kita bahwa usaha dan ikhtiar yang tiada henti pasti akan mendapatkan jalannya. Tangisan dan segala kesedihan yang dialami Chris adalah pemicu motivasi di dalam dirinya untuk berubah ke arah yang lebih baik. Ia terus mengejar dan mengejar sebuah kebahagiaan yang di cita-cita kannya. Ia pun kembali menangis penuh bahagia dan haru saat bisa menjadi broker.

Terkadang kita terlalu cengeng, mudah patah semangat disaat usaha-usaha yang kita lakukan mengalami jalan buntu. Kita mudah berhenti di saat “belum berhasil” meraih apa yang kita cita-citakan. Kita mudah loyo dan berhenti mengejar kesuksesan di saat kendala mendera kita. Padahal kendala, ke”gagal”an atau ke”belum berhasil”an adalah sebuah pelajaran, sebuah ajang penempaan bagi diri kita untuk menjadi matang di saat telah mencapai kebahagiaan nantinya.

Mulailah sekarang untuk terus berlari mengejar kebahagiaan, jangan pernah berhenti, jika terjatuh bangkitlah lagi seperti saat anda masih kanak-kanak dan balajar berjalan. Anda tidak pernah berhenti belajar berjalan walaupun sering jatuh bangun saat belajar berjalan. Bukankah anda pernah mengalami keberhasilan di masa kanak-kanak anda dulu. Milikilah kembali semangat kanak-kanak anda dulu, dan saksikan film “the Pursuit of Happyness” sebagai therapy self hypnosis bagi anda.

Kebahagiaan menanti anda … dan kejarlah untuk anda miliki sekarang juga. (Kapan2 kopdarnya sambil nonton bareng the Inspiration Film kayak gini ya ….)

Salam,
Solution Mind Development

Sip Rek™ wis ngumpul 9 Komentar

  1. #1
    datyo
    May 3rd, 2008 at 1:20 pm

    Pancen fileme jos mekenyos sam…aku sampek nangis nonton bareng anakku sing lanang. Malah ojobku ambek anakku sing kodew gak nangis blas. Aku rutin nonton filem iki sam…terutama lak pas nglokro..

  2. #2
    sandynata
    May 3rd, 2008 at 5:16 pm

    blom pernah nonton kayaknya… nggak bgitu suka sama film2 drama hehehehe..

  3. #3
    anton ashardi
    May 3rd, 2008 at 7:17 pm

    ndak nonton en kayaknya ndak bakalan nonton de…

    :P

  4. #4
    fajaws
    May 5th, 2008 at 9:53 am

    si gardner ini juga jagoan main kubus rubik, pernah nonton juga di oprah show wajah aslinya si gardner senior dan junior yg jadi tamu waktu itu.

  5. #5
    Hair
    May 5th, 2008 at 11:32 am

    Ni Film emang keren amat
    Saya sangat suka dengan aktingnya Will Smith, apalagi ekspresinya waktu dia diterima kerja gitu. Hebat
    Pantes aja dia terpilih sebagai nominasi Academy Award

  6. #6
    sandynata
    May 6th, 2008 at 9:38 am

    ohhh.. ini yang maen si wil smith sama anaknya itu ya… kirain yg mana… yah kalo ada yang minjemin VCD nya mungkin saya nonton deh… heheheh…

  7. #7
    ame268
    May 6th, 2008 at 1:48 pm

    dimana minjem pilem nya ini mas?

  8. #8
    ame268
    May 6th, 2008 at 1:52 pm

    Ada lagi yang saya suka.. itu lo pilemnya Pierce Brosnan yang ceritanya punya anak perempuan dimasukkan ke biara oleh negara karena dia dianggep ndak bisa ngasih nafkah.. lalu dia berjuan ngerubah undang-undang itu.. apa ya judulnya kok lupa saya?

  9. #9
    erween
    May 7th, 2008 at 9:51 am

    mau dipenjemi tah pak??aku punya DVD nya…apik tenanan ko

Silahkan berkomentar tanpa Junk/Spam. Terimakasih!
Dan, semoga komentar anda dibalas berkah oleh Yang di Atas, aMiin ^^

xHtml yang diizinkan : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>