<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Blogger Malang (Ngalam) &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://www.bloggerngalam.com/kategori/umum/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bloggerngalam.com</link>
	<description>Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang (Ngalam) Raya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 04:08:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dalam Keterbatasan Mereka Berkarya</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/11/16/dalam-keterbatasan-mereka-berkarya/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/11/16/dalam-keterbatasan-mereka-berkarya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 05:02:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fajarembun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#abk]]></category>
		<category><![CDATA[#autism]]></category>
		<category><![CDATA[#deaf]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Berkebutuhan Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Karya ABK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2247</guid>
		<description><![CDATA[..Setelah menunda-nunda menuliskan postingan ini,akhirnya saya  bulatkan tekad untuk bisa membuat tulisan sederhana ini. Mungkin tidak  banyak yang di tuliskan akan tetapi,saya hanya mampu berbagi sebuah  nilai kehidupan dan hikmah yang ada dalam realita saat ini. Realita  kehidupan saat ini yang setiap harinya tidak terlepas dari yang namanya  sebuah gadget [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>..Setelah menunda-nunda menuliskan postingan ini,akhirnya saya  bulatkan tekad untuk bisa membuat tulisan sederhana ini. Mungkin tidak  banyak yang di tuliskan akan tetapi,saya hanya mampu berbagi sebuah  nilai kehidupan dan hikmah yang ada dalam realita saat ini. Realita  kehidupan saat ini yang setiap harinya tidak terlepas dari yang namanya  sebuah gadget atau paling tidak sebuah ponsel gengam.</p>
<p>Yang akan terjadi ketika seorang atau sekumpulan orang sedang asyik  sendiri dengan gadgetnya atau ponselnya dan tidak menghiraukan di  sekitarnya,maka akan ada yang <em>nyeletuk</em> atau lebih kasarnya mengolok dengan kalimat yang sebenarnya tidak pantas di sampaikan. <em>“Autis banget sih!”</em> atau yang lainnya intinya seperti kalimat tadi. Ya, kalimat yang  sebenarnya adalah sebuah diskriminasi terhadap sebuah kondisi tentang  keterbatasan seseorang,baik anak juga orang dewasa. Pertanyaannya, <strong><em>Kenapa harus menggunakan kalimat itu?</em></strong></p>
<p>Saya sangat sedih ketika kalimat itu menjadi bahan olokan, dan saya  jengkel bahkan marah di dalam hati ketika yang mengatakan itu adalah  orang yang saya kenal. Saya pasti tidak akan tinggal diam dan akan  secara tegas untuk mengatakan bahwa kalimat itu <em>Bukan bahan olokan.</em> Dengan berbagai pengertian sampai orang itu meminta maaf kepada saya  jika perlu, atau ketika menuliskannya ke dalam linimasa sosial media  akan dia hapus kalimat yang menjadi bahan olokannya. Bisa jadi sebagian  besar dari mereka tidak mengerti maksud dari bahan olokan mereka. Dan  itulah yang harus di pertegas!</p>
<p>Beberapa paragaraf di atas sebenarnya adalah sebuah pengantar kecil  saja,yang saat ini terjadi di sekitar kita. Ketika sebuah kondisi yang  membuat mereka asik sendiri,yang terjadi adalah kata-kata olokan yang  sebenarnya tidak pantas di katakan atau sebagai bahan guyonan. Pada  dasarnya Autis (<em>#autism</em>)<strong></strong> adalah suatu kondisi  mengenai seseorang  yang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang  membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi  yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain dan  masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif. <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Autisme" target="_blank"><em>di kutip dari sini.</em></a></p>
<p><em>Stop!</em>untuk menggunakan kalimat autis sebagai bahan guyonan,  mereka para anak-anak berkebutuhan khusus,sangat butuh banyak  pengertian. Bahkan jikalau anda-anda yang sering menggunakan kalimat  tersebut sebagai bahan guyonan maka lihatlah prestasi-prestasi anak-anak  berkebutuhan khusus ini, mereka seorang autism. Dan mampukah anda-anda  menghasilkan sebuah prestasi seperti mereka?</p>
<p>Saya sangat bangga dan takjub kepada para orang tua yang memiliki  titipan luar biasa dari Alloh,Rabb Semesta Alam. Dia-lah yang memberikan  amanah kepada mereka  para orang tua yang luar biasa, mereka telah di  berikan sebuah anugerah dalam menjalani kehidupan berumah tangga untuk  saling berbagi, dan menjalani kehidupan mereka dengan penuh kesyukuran  dan juga kesabaran.</p>
<p>Talk Show pada tanggal 30 oktober kemarin, adalah saat dimana saya  melihat bunda-bunda yang luar biasa, tidak hanya bunda yang anak mereka <em>autism</em>, akan tetapi juga ada anak mereka yang mengalami gangguan pendengaran (<em>deaf</em>)  seperti keponakan yang sangat saya sayangi, Taqiyyudin Umar. Saya  sangat sadari betapa Umar memberi arti dalam kehidupan saya, memberi  makna tentang arti kesyukuran. Dan Umar telah mengubah kehidupan saya,  bukan saya yang mengubah kehidupan Umar. Begitu juga mereka,anak-anak  berkebutuhan khusus yang lain. Naufal kawan Umar yang juga <em>deaf,</em> Ucha gadis kecil yang cantik dan pintar melukis adalah seorang <em>deaf,</em> Mbak Aprilia Nindi yang bisa saya bilang seorang komikus cerdas seorang <em>autism</em>, Wildan pelukis kreatif yang senang sekali di foto seorang <em>autism,</em> Rayhan fotografer kecil yang pintar mencari sebuah <em>angle</em> seorang <em>autism</em>. Mereka anak-anak yang sangat luar biasa dan berprestasi.</p>
<p>Di dalam keterbatasan mereka, mereka berkarya dengan dunianya. Saya  begitu bangga dan salut kepada mereka semua anak-anak yang membuat saya  semakin banyak bertasbih akan indahnya ciptaan Alloh Rabb Semesta Alam,  Bersyukur atas Keagungannya. Karena mereka para anak-anak berkebutuhan  khusus, telah memberikan warna yang begitu indah dalam kehidupan ini.</p>
<p>inilah beberapa foto dari mereka anak-anak berkebutuhan khusus, yang berprestasi.</p>
<div>
<p style="text-align: center"><img src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/310227_2401217003147_1632745915_2350872_548607333_n.jpg" alt="wildan" width="452" height="301" /></p>
<p style="text-align: center">Wildan &amp; Lukisannya</p>
</div>
<p>.</p>
<div>
<p style="text-align: center"><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/380040_2401214123075_1632745915_2350861_972630617_n.jpg" alt="umar" width="454" height="302" /></p>
<p style="text-align: center">Taqiyyudin Umar &amp; Mobil Keramiknya</p>
</div>
<p>.</p>
<div>
<p style="text-align: center"><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/300875_2401213163051_1632745915_2350855_1707824040_n.jpg" alt="rayhan" width="368" height="544" /></p>
<p style="text-align: center">Rayhan Sedang Melukis Keramik</p>
</div>
<p>.</p>
<div>
<p style="text-align: center"><img src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/384127_2401209762966_1632745915_2350845_1965222172_n.jpg" alt="ucha" width="373" height="558" /></p>
<p style="text-align: center">Ucha Bersama Orangtua &amp; Pak Lukmah Hakim</p>
</div>
<p>.</p>
<div>
<p style="text-align: center"><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/314611_2401224843343_1632745915_2350905_882735695_n.jpg" alt="ortu abk" width="450" height="298" /></p>
<p style="text-align: center">para peserta talk show @ Smart Center</p>
</div>
<p>Dan sebagai penutup…<em>I’m proud of them…</em> terus berkarya sobat-sobat kecil.. <img src="http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif?m=1309109311g" alt=";)" /></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F11%2F16%2Fdalam-keterbatasan-mereka-berkarya%2F&amp;title=Dalam%20Keterbatasan%20Mereka%20Berkarya" id="wpa2a_2"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/11/16/dalam-keterbatasan-mereka-berkarya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ironi Korupsi di Indonesia</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/10/02/ironi-korupsi-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/10/02/ironi-korupsi-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 18:54:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Graha Nurdian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2219</guid>
		<description><![CDATA[Yeah Ironi korupsi Indonesia, negara kita tercinta ini sedang dalam krisis intern yang berkepanjangan (menurut saya) korupsi yang semakin banyak, koruptor yang membabi buta dan sebagainya, mereka bagaikan jarum dalam jerami yang susah sekali ditemukan, dan dalam kasus di indonesia ini, bisa saya bilang bahwa banyak yang saling membantu menyembunyikan satu sama lain.
Dalam artikel ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yeah Ironi korupsi Indonesia, negara kita tercinta ini sedang dalam krisis intern yang berkepanjangan (menurut saya) korupsi yang semakin banyak, koruptor yang membabi buta dan sebagainya, mereka bagaikan jarum dalam jerami yang susah sekali ditemukan, dan dalam kasus di indonesia ini, bisa saya bilang bahwa banyak yang saling membantu menyembunyikan satu sama lain.</p>
<p>Dalam artikel ini saya akan membahas korupsi yang paling jamak terjadi di pemerintahan kita, yaitu political corruption. Menurut Wikipedia Political Corruption adalah</p>
<blockquote><p><strong>Political corruption</strong> is the use of legislated powers by government officials for illegitimate private gain. Misuse of government power for other purposes</p></blockquote>
<p>Yaitu korupsi yang dilakukan oleh anggota pemerintah demi kemakmuran pribadi dengan menyalah gunakan kekuasaanya untuk tujuan yang lain.</p>
<p>Macam &#8211; macam korupsinya pun beragam namun pada umumnya yang dilakukan adalah berikut ini :</p>
<ol>
<li>Bribery atau Penyuapan</li>
<li>Extortion atau Pemerasan</li>
<li>Kroniisme</li>
<li>Nepotisme</li>
<li>Embezzlement atau Penggelapan</li>
<li>Serta memberikan fasilitas khusus terhadap suatu perusahaan</li>
</ol>
<h1><strong>Efek Ekonomi</strong></h1>
<p>Tentu saja akibat paling tampak adalah pada sektor ekonomi, karena dengan adanya korupsi Ekonomi negara kita bisa disebut inefficient atau tidak efisien karena melambungnya biaya dikarenakan adanya praktek korupsi. Dan pada sektor pribadi dibutuhkan orang orang yang kaya supaya bisa mempertahankan perusahaannya, dan perusahaan menengah kebawah pun bisa dipastikan susah untuk bisa bertahan. Sehingga hal ini bisa menyebabkan hancurnya ekonomi indonesia dan turunnya nilai saham yang sudah jelas pasti mempengaruhi harga mata uang Rupiah</p>
<h1><strong>Efek lainnya</strong></h1>
<p>Jelas banyak efek yang diakibatkan oleh korupsi ini seperti semakin banyak tingkat pengangguran, kemiskinan, masyarakat kurang sejahtera, in-efisiensi ekonomi, harga barang pokok semakin mahal dan lain &#8211; lain.</p>
<h1><strong>Kondisi pendukung adanya korupsi</strong></h1>
<p>Berikut ini merupakan kondisi pendukung adanya korupsi yang saya ambil dari beberapa website, dan yang saya sebutkan dibawah ini merupakan kondisi yang terjadi di indonesia (mungkin ada beberapa yang salah karena saya manusia dan saya menyeleksinya satu persatu sendiri)</p>
<ol>
<li>Kurangnya investigasi korupsi oleh Media</li>
<li>Kurangnya kebebasan berbicara (mungkin terjadi) dan kebebasan press pemerintah</li>
<li>Kurangnya <em>kelompok masyarakat </em>atau <em>lembaga non pemerintah </em> yang mengawasi kinerja pemerintah itu sendiri</li>
<li><strong>Lemahnya hukum tentang korupsi </strong>(akan saya bahas nanti)</li>
<li>Butuhnya <em>ijin dari pemerintah </em>sehingga ada kemungkinan terjadinya penyuapan</li>
<li>Kurangnya Penyuluhan tentang korupsi</li>
<li>Sifat struktur sosial yang mengunggulkan keluarga sendiri (Clan Centered) sehingga menimbulkan nepotisme</li>
<li>Solidaritas Tribal (Tribal Solidarity) membantu antar kelompok</li>
</ol>
<h1><strong>Lemahnya hukum tentang korupsi</strong></h1>
<p>Kenapa ini saya bold dan saya tekankan ? karena ini merupakan dasar atau penyebab utama (menurut saya pribadi) kenapa korupsi bisa meraja lela disini. Kita lihat kasus sebelumnya ketika KPK baru saja berdiri dan langsung menyingkap berpuluh puluh koruptor tanpa belas kasihan, lalu secara fisik kita bisa melihat bahwa KPK sudah TERANG TERANGAN dihancurkan perlahan oleh mungkin para korupter yang masih bebas, hingga akhirnya sang ketua pun harus turun. Menurut ICW atau Indonesian Corruption Watch semenjak KPK mulai lumpuh tingkat korupsi pun langsung meningkat secara spontan, hingga akhirnya isu terakhir tentang korupsi ini menyerang TIPIKOR tindak pidana korupsi.</p>
<h1><strong>KPK Jelas diserang ! </strong></h1>
<p>Menurut artikel ICW yang Berjudul <em>&#8220;Revisi UU berpotensi melumpukan KPK&#8221; </em>disebutkan bahwa Revisi undang undang nomor 30 tahun 2002 tersebut terdapat 10 poin revisi yang diajukan yaitu</p>
<ol>
<li>Tumpang tindihnya kewenangan penyelidikan kasus</li>
<li>Prosedur penyadapan KPK</li>
<li>Wacana pengangkatan penyidik dan penuntut di liar Polri dan Kejaksaan</li>
<li>Kantor perwakilan KPK di daerah</li>
<li>Kewenangan SP3 KPK</li>
<li>Efektifitas tugas dan kewenangan KPK</li>
<li>Fungsi pencegahan KPK</li>
<li>Monitoring penyelenggaraan pemerintahan negara</li>
<li>Mekanisme pergantian antar waktu pimpinan KPK</li>
<li>Serta pengambilan keputusan pimpinan secara kolektif</li>
</ol>
<p>namun diungkapkan oleh Febri dari ICW bahwa dari sepuluh poin itu memang ada yang menguntungkan KPK namun lebih banyak yang merugikan KPK</p>
<blockquote><p>Namun ada lebih banyak poin yang berpotensi memutilasi kewenangan KPK. Kami sendiri tidak yakin dengan integritas anggota DPR yang akan membahas draf revisi UU itu, &#8211; Febri</p></blockquote>
<p>cukup dengan KPK sekarang beralih ke TIPIKOR (Tindak Pidana Korupsi)</p>
<p>Beberapa bulan kebelakang pernahkah anda melihat Televisi dan melihat kegemparan atas RUU TIPIKOR ? Nah bila anda melihat hasil RUU dibawah ini anda pasti shock</p>
<ul>
<li>Pengurangan sanksi untuk hakim yang menerima suap Minimal 1 tahun dan maksimal 7 tahun ditambah 1/3 atau 9 tahun <strong>(Dulu Minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun )</strong></li>
<li>Ancaman hukuman mati dihapuskan  <strong>(Dulu diadakan)</strong></li>
<li>Ancaman Hukuman minimal untuk penggelapan dana bencana alam, pengadaan barang dan jasa tanpa tender, konflik kepentingan, pemberi gratifikasi dan pelaporan yang tidak benar tentang harta kekayaan. Dihapuskan <strong>(Dulu Diatur</strong>)</li>
<li>Korupsi dengan yang merugikan negara kurang dari Rp 25 juta Pasal 52 mengatur bahwa pelakunya bisa lepas dari penuntutan hukum. Dengan syarat uang dikembalikan dan pelaku mengaku bersalah <strong>(dulu Pasal 2 UU 31/1999 tidak mengenal batasan jumlah minimal korupsi)</strong></li>
<li>Ketentuan tentang Pidana Tambahan tidak diatur <strong>(dulu diatur)</strong></li>
<li>Kewenangan PENUNTUTAN KPK  Pasal 32 tidak disebutkan secara jelas <strong>(Dulu tidak ada alias memiliki kewenangan penuh)</strong></li>
</ul>
<p>Maaf saya hanyalah manusia biasa dan rakyat biasa yang hanya bisa mengkritik, saya mohon semoga note saya bisa menjadi cerminan untuk pemerintah kedepannya. Coba anda baca, pahami, mengerti <img src='http://www.bloggerngalam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Sekian dari saya <img src='http://www.bloggerngalam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dan saya harapkan jika mengkopi paste tulisan saya harap menyertakan sumber</p>
<p>Sumber :</p>
<ul>
<li>http://en.wikipedia.org/wiki/Political_corruption</li>
<li>http://hukumonline.com/berita/baca/lt4d9050cd4973c/ruu-tipikor-suburkan-korupsi</li>
<li>http://www.antikorupsi.org/</li>
<li>http://antikorupsi.org/antikorupsi/?q=content/19659/revisi-uu-berpotensi-melumpuhkan-kpk</li>
</ul>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F10%2F02%2Fironi-korupsi-di-indonesia%2F&amp;title=Ironi%20Korupsi%20di%20Indonesia" id="wpa2a_4"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/10/02/ironi-korupsi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Amerika menyerang Irak?</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/09/30/kenapa-amerika-menyerang-irak/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/09/30/kenapa-amerika-menyerang-irak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 10:24:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Graha Nurdian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2217</guid>
		<description><![CDATA[Dalam artikel berikut ini saya akan membahas beberapa alasan kenapa Amerika menyerang Irak tanpa alasan yang menurut saya kuat. Mereka beralasan bahwa Irak memiliki senjata Nuklir dan Biologis yang sangatlah berbahaya, serta mereka juga mengatakan bahwa presiden Irak, Saddam Hussein patut bertanggung jawab atas penyerangan atas Amerika pada 9/11 di Gedung WTC (World Trade Center). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam artikel berikut ini saya akan membahas beberapa alasan kenapa Amerika menyerang Irak tanpa alasan yang menurut saya kuat. Mereka beralasan bahwa Irak memiliki senjata Nuklir dan Biologis yang sangatlah berbahaya, serta mereka juga mengatakan bahwa presiden Irak, Saddam Hussein patut bertanggung jawab atas penyerangan atas Amerika pada 9/11 di Gedung WTC (World Trade Center). Maka dalam artikel ini saya akan membahas alasan – alasan yang ada beserta bukti yang ada.</p>
<h3><strong>1. Serangan WTC 9/11</strong></h3>
<p>George Bush mengatakan bahwa Saddam Hussein yang merupakan Presiden dari Irak pada waktu itu bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun setelah beberapa waktu kemudian, tiba – tiba ia sendiri menyangkal pernyataan yang dibuatnya. Namun pada saat itu Amerika masih tetap menyerang Irak.</p>
<h3><strong>2. Kepemilikan Bom Nuklir dan Senjata Biologis</strong></h3>
<p>Namun salah satu pemerintahan Amerika yang sudah keluar Collin Powell mengatakan bahwa “Irak doesn’t have any of Nuclear Weaponry and Biologic Weapon though” tapi kenapa Amerika masih tetap menyerang dan bukannya menyerang Iran yang dari dulu dicurigai dan terbukti memiliki senjata nuklir</p>
<h3><strong>3. Irak dibawah Saddam hussein membuat sebuah Aliansi anti-Amerika</strong></h3>
<p>Hal itu tidak terbukti sama sekali tentang dibuatnya sebuah aliansi anti-Amerika dibawah pemerintahan Saddam Hussein, sedangkan iran yang merupakan musuh utama dari Amerika tidak diserang terlebih dahulu, padahal lokasi Iran yang lebih dekat dengan Afganhistan seharusnya lebih mudah diserang karena terdapat pasukan Amerika yang standby disana. Memang Saddam Hussein merupakan diktator yang brutal, tapi apakah ada bedanya dengan diktator berjabat politikus di Amerika?</p>
<h1><strong>Alasan sebenarnya yang mendasari Amerika menyerang Irak</strong></h1>
<h3><strong>1. Perang Penyelamatan Mata Uang Amerika (US. Dolar)</strong></h3>
<p>Jauh sebelum terjadi invasi terhadap Irak oleh Amerika, presiden Irak saat itu Saddam Hussein memutuskan untuk mengubah mata uang penjualan minyak mereka dari US. Dollar menjadi Euro, sebuah artikel berjudul “The War to Save U.S. Dollar” menjelaskan Bahwa “America Could Live with Saddam with Saddam until he sold his oil in Euro” karena hal tersebut mengakibatkan depresiasi terhadap nilai mata uang U.S. Dollar. Coba kita permudah dalam memahami hal tersebut.</p>
<p>Ex : Jika kamu memiliki uang $1 maka kamu memilikinya dari hasil penukaran uang Rupiah ke U.S. Dollar, anggap saja 9000 Rupiah = $1 maka kita membayar sebesar 9000 tersebut untuk mendapatkan $1. Nah karena transaksi internasional menggunakan standar U.S. Dollar maka secara tidak langsung kita memberikan Amerika sebuah hutang yang tidak perlu mereka bayar.</p>
<h3><strong>2. MINYAK!</strong></h3>
<p>Ya minyak! dalam artikel “Why Bush Want’s a war on Iraq – A Crisis About Saudi Arabia” menjelaskan bahwa minyak adalah bahan baku vital untuk industri modern, hal tersebut lebih dari bahan bakar untuk kendaraan. Minyak sangatlah kritis untuk melumasi mesin, material sintetik modern, pertanian, pestisida, dan pupuk. Tanpa minya, dan produk berbasis minyak, peradaban industrial modern tidak akan ada. Kriminal kriminal di DC pun memiliki sebuah ide tentang bagaimana jika kita mengambil alih negara dengan produksi terbesar no dua didunia? (baca Irak). Namun Irak pun tak kalah pintar. Mereka lebih memilih menghancurkan pipa minyak mereka daripada dicuri oleh Amerika, dan oleh hal itu lah minyak Irak pun menghilang dari pasar dunia.</p>
<h3><strong>Kesimpulan</strong></h3>
<p>Tanpa kita sadari, Amerika bisa dibilang negara yang ‘relatif’ lemah, mereka kaum yahudi merupakan orang – orang yang memiliki intelegensi yang cukup tinggi sehingga bisa menutupi kelemahan yang mereka miliki. Mereka pun bisa membuat berjuta alasan untuk menutupi motif mereka sesungguhnya, tanpa pemasok minyak mereka, Amerika merupakan sebuah negara yang tidak ada apa apanya dibandingkan dengan negara kita Indonesia (kita harus bangga dong <img src="http://idealismegraha.dagdigdug.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" /> ) sayang kita masih kurang dalam hal pengelolaan sumber daya yang kita miliki. Hal itulah yang membuat negara kita menjadi negara yang lemah, kita harus bisa mengembalikan kejayaan negara kita seperti dulu, negara yang ditakuti oleh dunia, negara militer yang sangat kuat.</p>
<p><strong>Sumber</strong></p>
<p>1. www.strike-the-root.com</p>
<p>2. WikiLeaks</p>
<p>3. CNN News</p>
<p>4. TV News Lies</p>
<p>5. Guardian</p>
<p>6. Daily Reckoning</p>
<p>7. AFSC</p>
<p>8. www.sec.gov</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F09%2F30%2Fkenapa-amerika-menyerang-irak%2F&amp;title=Kenapa%20Amerika%20menyerang%20Irak%3F" id="wpa2a_6"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/09/30/kenapa-amerika-menyerang-irak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Go to Hell Go Ahead</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/09/08/go-to-hell-go-ahead/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/09/08/go-to-hell-go-ahead/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 07:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ame268</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[amild]]></category>
		<category><![CDATA[cuek bebek go ahead]]></category>
		<category><![CDATA[go ahead]]></category>
		<category><![CDATA[Media Power]]></category>
		<category><![CDATA[putra sampoerna]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2214</guid>
		<description><![CDATA[Walah! pantesan sekarang anak-anak muda ini banyak yang tambah ngawur dan aneh-aneh, lha wong disuruh sama pabrik Sampoerna. â€œCuek bebek Go Aheadâ€, â€œSalah arah Go Aheadâ€, â€œPikir pendek Go Aheadâ€ dan sebagainya.
Saya amati dulu Sampoerna gak seprovokatif itu. Dulu pernyataannya masih sering berupa pertanyaan misal â€œSudah disapu tiap hari kok masih kotor?â€ dan sebagainya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bloggerngalam.com/uploads/2011/09/pikirpendek.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-2213" src="http://www.bloggerngalam.com/uploads/2011/09/pikirpendek-200x200.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Walah! pantesan sekarang anak-anak muda ini banyak yang tambah ngawur dan aneh-aneh, lha wong disuruh sama pabrik Sampoerna. â€œCuek bebek Go Aheadâ€, â€œSalah arah Go Aheadâ€, â€œPikir pendek Go Aheadâ€ dan sebagainya.</p>
<p>Saya amati dulu Sampoerna gak seprovokatif itu. Dulu pernyataannya masih sering berupa pertanyaan misal â€œSudah disapu tiap hari kok masih kotor?â€ dan sebagainya yang berseri â€œTanya ken napa?â€, saya pasti tidak ingat satu persatu tapi yang jelas tidak seprovokatif akhir-akhir ini. Sekarang nadanya jadi kalimat perintah.. Go ahead itu. Lebih sengaja lagi dia memilih topik dan foto yang profokatif, tidur diatas pohon, terjun dari tebing, kesasar ditengah pulau dll.</p>
<p>Siapa yang tidak tahu bahwa jualan rokok adalah menjual sensasi. Dan ternyata masyarakat kita masih sangat membutuhkan sensasi itu dengan kadarnya tertentu. Kalo Anda beli Djisamsu maka sensasi yang Anda rasakan adalah suksessss.. Kalo Anda beli Malrboro maka Anda akan segera serasa di atas pelana siap berkelana, kalo beli Surya 12 siap-siaplah ketemu cewek misterius, kalo beli Marcopolo siap-siaplah mencari arah jalan karena Anda berada di dunia antah berantah, kalo beli Djarum Super segera keraskan otot lengan dan kaki karena Anda adalah machoman. Apa lagi ya?..</p>
<p>Hmm, gimana ya, sejarah bangsa ini sepertinya sering dicekoki sensasi dan propaganda. Inget gak dulu kita diberi selebaran dan pengumuman Perang Suci Asia Timur Raya oleh Nippon ? Lalu kakek nenek kita dengan bangganya berbaris jadi heiho dan ianfu? Saya sih gak inget, kan blom lahir, tapi pasti rasa sensasinya waktu itu seperti rokok itu tadi. Sensasi Perang suci tapi baru tahu belakangan ternyata bukan. Gak tau Nipponnya dah minta maaf blom ya tega-teganya kasih penipuan propaganda gitu, andai Nippon itu seorang kaskuser pasti dia dapat hujan bata di inboxnya.</p>
<p>Dalam kadar yang lebih sopan (bahkan diajarkan di jurusan Diskomvis) jual sensasi dan propaganda â€“bahasa jawanya = plokotho &#8211; ini kita temukan di iklan-iklan rokok yang punya budget besar untuk beli space di billboard-billboard besar itu. Supaya lebih fair dan tidak kena bata dibawahnya tertulis â€œMerokok dapat menyebabkan serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin..â€ Artinya, kontradiksi itu ada, tapi sensasi lebih laku, sehingga rokok tetap saja laris dibeli.</p>
<p>Tapi akan seberapa lama kontradiksi itu bisa laku dijual? Menurut saya sih akan ada akhirnya, meskipun mungkin masih lama. F1 saja sudah melarang iklan rokok, MotoGP juga, ya karena kontradiksi itu tadi. Mungkin saja Putra Sampoerna juga mikir gitu ketika dia memutuskan menjual pabrik rokoknya yang sudah berumur 3 generasi pada Maret 2005. Menurut Wikipedia, hingga saat ini alasan Putera Sampoerna untuk melakukan penjualan tersebut tidak diketahui dengan jelas, coba nanti saya tilpun dia.. (ada yang punya nomernya kah?)</p>
<p>Di bloggerngalam.com saya dulu pernah menulis temanya â€œ<a href="http://www.bloggerngalam.com/2008/04/15/pak-peni-pun-nge-blog/" target="_blank">hati-hati dengan provokasi media..</a>â€ karena media is power. Berapa kali kita harus melewati poster â€œPikir pendek Go Ahead..â€ dsb sampai tanpa sadar memang itu yang tertanam di benak anak-anak muda konsumen A-Mild nya itu, why not? Pikir pendek kalo untuk hal-hal positif sih gak papa, misal pikir pendek bersedekah, pikir pendek nyebrangin orang, pikir pendek kerjain PR.. bagus. Lha kalo pikir pendek putus cinta gantung diri? Pikir pendek ngambek gak dibelikan baju ortu trus minggat? Pikir pendek bikin tato di pipi? Cuek bebek tidur ditengah orang kerja bakti? Lha lak kepriben?</p>
<p>Ya, menurunkan billboardnya jelas gak mungkin. Selain illegal juga kata mereka mungkin gak bermaksud seprovokatif itu. Whatever lah yang jelas dulu kita pernah termakan dengan sukses oleh propaganda, jadi kalo masalah iklan rokok ini juga ujung-ujungnya duit gak mungkin iklan dibuat cuma untuk tujuan iseng saja.</p>
<p>Menurut saya yang penting tetep punya self filter dan self control aja, jangan mau kena sensasi itu tadi. Beli rokok beli aja tapi gak usah membayangkan yang macem-macem dan kalo perlu gak perlu fanatik sama merk, justru kalo memang pengin lebih berguna sebagai perokok belilah rokok cap Patjoel Gowank, Oentoe Ginksoel, Suket Teki, Kloso Lungset dll buatan home industri itu.. <img src='http://www.bloggerngalam.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F09%2F08%2Fgo-to-hell-go-ahead%2F&amp;title=Go%20to%20Hell%20Go%20Ahead" id="wpa2a_8"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/09/08/go-to-hell-go-ahead/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Haruskah Berkebaya?</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/21/haruskah-berkebaya/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/21/haruskah-berkebaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 09:23:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devieriana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2026</guid>
		<description><![CDATA[


â€œDear All, dalam rangka memperingati  hari Kartini, maka seluruh karyawati pada tanggal 21 April nanti wajib  menggunakan busana nasional (kebaya). Akan ada penilaian karyawan dengan  busana terbaik.â€

*****

Demikian bunyi salah satu pengumuman di salah satu web intranet  sebuah perusahaan beberapa tahun lalu. Seperti peringatan hari Kartini  di tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<blockquote>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><em>â€œDear All, dalam rangka memperingati  hari Kartini, maka seluruh karyawati pada tanggal 21 April nanti wajib  menggunakan busana nasional (kebaya). Akan ada penilaian karyawan dengan  busana terbaik.â€</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;">*****</p>
<p style="text-align: left;">
<p>Demikian bunyi salah satu pengumuman di salah satu web intranet  sebuah perusahaan beberapa tahun lalu. Seperti peringatan hari Kartini  di tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari Kartini tahun itu pun tak jauh  dari kegiatan karyawan berbusana nasional, mungkin yang membedakan  hanyalah tema peringatannya saja.</p>
<p>Maka tak pelak, hari itu hawa centil dan taburan wajah-wajah cantik  memenuhi seluruh kantor. Yang biasanya hanya tampil kasual atau  berbusana kantor mendadak terlihat lebih feminin dengan balutan busana  kebaya dalam berbagai model dan gaya. Gelak tawa cekikikan dan ajang  foto-foto hampir dipastikan ada di setiap kubikel. Ya, khusus di hari  itu kantor sementara berubah menjadi studio foto dadakan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œLo, dandan mulai jam berapa?â€</em><br />
<em>â€œMulai subuh gue udah nyalon, Cyin..â€</em><br />
<em>â€œUntung deh rambut gue cepak gini, jadi nggak seberapa ribet..â€</em><br />
<em>â€œYa, sekali-kali dandan rempong kaya begini gapapalah ya, toh nggak tiap hari ini. Eh, lo belum foto sama gueee..â€</em><br />
<em> </em></p>
<p style="text-align: left;"><em>CEKREK! Dan mereka pun berfoto dalam berbagai pose.</em></p>
<p style="text-align: left;"><em>â€œBah, malas kali aku dandan beginian.  Bikin ribet aja. Tadi pagi aja, baru mau pake bustier eh anakku udah  kejer minta disuapinlah, digendong. Gimana dong aku mau mulai dandan?  Untung kagak tiap hari mesti dandan beginiâ€¦â€</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Peringatan Hari Kartini setiap 21 April,  nyaris selalu diidentikkan dengan penggunaan kebaya. Itu lantaran banyak  sekolah, instansi/kantor yang masih memperingatinya dengan berkebaya.  Tentu saja banyak respon beragam mengenai hari Kartini dengan segala  aktivitas â€œkekartiniannyaâ€ itu. Namun ternyata tidak semua perempuan  yang diminta untuk menggunakan busana kebaya rela begitu saja <img style="border: medium none; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" alt="big grin" />.  Karena tak sedikit yang komplain karena menganggap kegiatan semacam ini  kurang efektif dan kurang ada manfaatnya. Tapi bagi sebagian yang lain,  kegiatan semacam ini merupakan hal yang fun, toh nggak setiap hari  dilakukan jadi sekali-kali bolehlah, itung-itung rekreasi, biar nggak  stress. Kapan lagi tampil lain daripada biasanya, kan? <img style="border: medium none; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" alt="tongue" /></p>
<p>Entah bagaimana awalnya hingga tradisi menggunakan kebaya di setiap  peringatan Hari Kartini ini dimulai. Apakah karena R.A. Kartini adalah  perempuan keturunan bangsawan Jawa yang (pada jaman itu) memang identik  dengan busana kebaya? Sehingga seolah-olah, kesan yang tertangkap Hari  Kartini memang patut â€œdirayakanâ€ dengan acara-acara yang berbau  perempuan. Nah, pertanyaannya adalah : â€œ<em>Apa iya harus seperti itu?  Apakah kegiatan semacam ini tidak sedikit melenceng dari pikiran-pikiran  asli tokoh emansipasi perempuan itu? Apakah tidak terlalu dangkal untuk  menerjemahkan arti emansipasi itu sendiri dengan cara menggunakan baju  nasional, lomba kecantikan, lomba memasak, dan atau yang bersangkutan  dengan domestic issue?â€</em>. Ah, namanya saja â€œmerayakanâ€, â€œmemperingatiâ€, caranya boleh apa aja dong. Begitukah?</p>
<p>Yuk kita baca lagi penggalan surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902 berikut ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œKami di sini memohon diusahakan  pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami  menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam  perjuangan hidupnya. Tapi karena kamiÂ  yakin akan pengaruhnya yang besar  sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan  kewajibannya, kewajibanÂ  yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya  : menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tamaâ€.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Atau potongan surat R.A. Kartini kepada Ny. Abendanon, tertanggal 10 Juni 1902 berikut ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œKami sekali-kali tidak hendak  menjadikan murid-murid kami menjadi orang-orang setengah Eropa atau  orang Jawa yang kebarat-baratan.â€ </em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Sama halnya seperti <a href="http://www.devieriana.com/2010/12/hari-ibu-bukan-mothers-day/">peringatan Hari Ibu yang salah kaprah</a>,  sepertinya selama ini pun kita juga sudah salah mengartikan perjuangan  Kartini. Kesalahannya adalah dengan menjadikan Kartini sebagai icon bagi  perjuangan kesetaraan gender antara perempuan dengan laki-laki, hanya  lantaran dia adalah sosok seorang perempuan yang berani menentang adat  turun temurun, dan ingin memodernisasi kaum perempuan. Nah, lalu  salahnya dimana?</p>
<p>Selama ini kita sudah keblinger/salah menerjemahkan arti emansipasi.  Emansipasi jaman sekarang diartikan sebagai era dimana perempuan ingin  memasuki hampir semua bidang kehidupan yang sebelumnya hanya  diperuntukkan untuk laki-laki. Kalau laki-laki bisa, kenapa perempuan  tidak? Perempuan ingin terlihat â€œlebihâ€ daripada laki-laki dalam segala  hal, atau minimal samalah. Bahkan ada yang menafsirkan bahwa kalau ada  perempuan yang â€œhanyaâ€ berprofesi sebagai ibu rumah tangga justru  dianggap sebagai pengekangan terhadap kebebasan dan potensi sebagai  perempuan. Duh, kok saya yang miris ya? <img style="border: medium none; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/straight_face.gif" alt="straight face" />.  Sekarang logikanya, kalau semua jadi wanita karir, semua ingin punya  hak, pekerjaan yang sama dengan pria lalu yang murni jadi ibu rumah  tangga siapa? Yang nanti akan mendidik dan mengasuh anak-anak di rumah  siapa? Yang akan setia mendampingi peran suami dalam rumah tangga lalu  siapa?</p>
<p>Coba deh kita baca ulang surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya  diatas, sebenarnya yang diinginkan Kartini sejak awal itu bukan  kesetaraan dimana perempuan mampu â€œmengalahkanâ€ laki-laki atau ketika  perempuan dengan bangga masuk dalam dunia laki-laki. Namun justru  memperjuangkan bagaimana caranya supaya perempuan bisa mendapatkan  pendidikan yang maksimal sehingga nantinya bisa mengoptimalkan perannya  sebagai ibu dalam mengawal generasi (putra-putrinya).</p>
<p>Sebenarnya ada banyak cara yang lebih esensial untuk memperingati  Hari Kartini tanpa harus melupakan kodratnya sebagai seorang ibu dan  isteri. Ada banyak kegiatan yang jauh lebih emansipatif ketimbang  sekedar ikut serta dalam lomba kecantikan atau tampil dalam balutan  kebaya. Salah satu contoh emansipasi wanita adalah seperti yang pernah  saya tulis beberapa waktu yang laluÂ <a href="http://www.devieriana.com/2010/10/guru-bagi-sesama/">disini</a> . Itu baru salah satu contoh yang menurut saya adalah sosok Kartini jaman sekarang. Atau coba baca ceritaÂ <a href="http://www.starberita.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=3272:nurhayati-sosok-kartini-masa-kini&amp;catid=158:sosial&amp;Itemid=391:">ini</a> , kisah sosok seorang Ibu yang berjuang untuk mendidik putra-putrinya supaya sukses.</p>
<p>Jadi siapa bilang kalau menjadi seorang ibu rumah tangga bukan tugas  mulia dan kurang emansipatif? Emansipasi wanita itu tidak hanya melulu  menuntut persamaan hak antara perempuan dan laki-laki saja, atau bahkan  ekstrimnya adalah untuk â€œmengalahkanâ€ laki-laki, bukan? Karena oleh  Tuhan secara kodrati kita memang diciptakan berbeda dan itu bertujuan  untuk menjalankan fungsi kodrati masing-masing.</p>
<p>Seperti potongan surat Kartini kepada Ny. Abendanon yang ditulis pada bulan Agustus 1900 :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œKita dapat menjadi manusia sepenuhnya, tanpa berhenti menjadi wanita sepenuhnya.â€</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">
<p>Selamat Hari Kartini! <img style="border: medium none; background: none repeat scroll 0% 0% transparent; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/happy.gif" alt="happy" /></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.devieriana.com/wp-content/uploads/2011/04/RA-Kartini.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2362" title="RA Kartini" src="http://www.devieriana.com/wp-content/uploads/2011/04/RA-Kartini-265x300.jpg" alt="" width="265" height="300" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><em>â€œDear All, dalam rangka memperingati  hari Kartini, maka seluruh karyawati pada tanggal 21 April nanti wajib  menggunakan busana nasional (kebaya). Akan ada penilaian karyawan dengan  busana terbaik.â€</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;">*****</p>
<p style="text-align: left;">
<p>Demikian bunyi salah satu pengumuman di salah satu web intranet  sebuah perusahaan beberapa tahun lalu. Seperti peringatan hari Kartini  di tahun-tahun sebelumnya, perayaan hari Kartini tahun itu pun tak jauh  dari kegiatan karyawan berbusana nasional, mungkin yang membedakan  hanyalah tema peringatannya saja.</p>
<p>Maka tak pelak, hari itu hawa centil dan taburan wajah-wajah cantik  memenuhi seluruh kantor. Yang biasanya hanya tampil kasual atau  berbusana kantor mendadak terlihat lebih feminin dengan balutan busana  kebaya dalam berbagai model dan gaya. Gelak tawa cekikikan dan ajang  foto-foto hampir dipastikan ada di setiap kubikel. Ya, khusus di hari  itu kantor sementara berubah menjadi studio foto dadakan.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œLo, dandan mulai jam berapa?â€</em><br />
<em>â€œMulai subuh gue udah nyalon, Cyin..â€</em><br />
<em>â€œUntung deh rambut gue cepak gini, jadi nggak seberapa ribet..â€</em><br />
<em>â€œYa, sekali-kali dandan rempong kaya begini gapapalah ya, toh nggak tiap hari ini. Eh, lo belum foto sama gueee..â€</em><br />
<em> </em></p>
<p style="text-align: left;"><em>CEKREK! Dan mereka pun berfoto dalam berbagai pose.</em></p>
<p style="text-align: left;"><em>â€œBah, malas kali aku dandan beginian.  Bikin ribet aja. Tadi pagi aja, baru mau pake bustier eh anakku udah  kejer minta disuapinlah, digendong. Gimana dong aku mau mulai dandan?  Untung kagak tiap hari mesti dandan beginiâ€¦â€</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Peringatan Hari Kartini setiap 21 April,  nyaris selalu diidentikkan dengan penggunaan kebaya. Itu lantaran banyak  sekolah, instansi/kantor yang masih memperingatinya dengan berkebaya.  Tentu saja banyak respon beragam mengenai hari Kartini dengan segala  aktivitas â€œkekartiniannyaâ€ itu. Namun ternyata tidak semua perempuan  yang diminta untuk menggunakan busana kebaya rela begitu saja <img style="border: none; background: none; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/big_grin.gif" alt="big grin" />.  Karena tak sedikit yang komplain karena menganggap kegiatan semacam ini  kurang efektif dan kurang ada manfaatnya. Tapi bagi sebagian yang lain,  kegiatan semacam ini merupakan hal yang fun, toh nggak setiap hari  dilakukan jadi sekali-kali bolehlah, itung-itung rekreasi, biar nggak  stress. Kapan lagi tampil lain daripada biasanya, kan? <img style="border: none; background: none; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/tongue.gif" alt="tongue" /></p>
<p>Entah bagaimana awalnya hingga tradisi menggunakan kebaya di setiap  peringatan Hari Kartini ini dimulai. Apakah karena R.A. Kartini adalah  perempuan keturunan bangsawan Jawa yang (pada jaman itu) memang identik  dengan busana kebaya? Sehingga seolah-olah, kesan yang tertangkap Hari  Kartini memang patut â€œdirayakanâ€ dengan acara-acara yang berbau  perempuan. Nah, pertanyaannya adalah : â€œ<em>Apa iya harus seperti itu?  Apakah kegiatan semacam ini tidak sedikit melenceng dari pikiran-pikiran  asli tokoh emansipasi perempuan itu? Apakah tidak terlalu dangkal untuk  menerjemahkan arti emansipasi itu sendiri dengan cara menggunakan baju  nasional, lomba kecantikan, lomba memasak, dan atau yang bersangkutan  dengan domestic issue?â€</em>. Ah, namanya saja â€œmerayakanâ€, â€œmemperingatiâ€, caranya boleh apa aja dong. Begitukah?</p>
<p>Yuk kita baca lagi penggalan surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902 berikut ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œKami di sini memohon diusahakan  pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami  menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam  perjuangan hidupnya. Tapi karena kamiÂ  yakin akan pengaruhnya yang besar  sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan  kewajibannya, kewajibanÂ  yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya  : menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tamaâ€.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Atau potongan surat R.A. Kartini kepada Ny. Abendanon, tertanggal 10 Juni 1902 berikut ini :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œKami sekali-kali tidak hendak  menjadikan murid-murid kami menjadi orang-orang setengah Eropa atau  orang Jawa yang kebarat-baratan.â€ </em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Sama halnya seperti <a href="http://www.devieriana.com/2010/12/hari-ibu-bukan-mothers-day/">peringatan Hari Ibu yang salah kaprah</a>,  sepertinya selama ini pun kita juga sudah salah mengartikan perjuangan  Kartini. Kesalahannya adalah dengan menjadikan Kartini sebagai icon bagi  perjuangan kesetaraan gender antara perempuan dengan laki-laki, hanya  lantaran dia adalah sosok seorang perempuan yang berani menentang adat  turun temurun, dan ingin memodernisasi kaum perempuan. Nah, lalu  salahnya dimana?</p>
<p>Selama ini kita sudah keblinger/salah menerjemahkan arti emansipasi.  Emansipasi jaman sekarang diartikan sebagai era dimana perempuan ingin  memasuki hampir semua bidang kehidupan yang sebelumnya hanya  diperuntukkan untuk laki-laki. Kalau laki-laki bisa, kenapa perempuan  tidak? Perempuan ingin terlihat â€œlebihâ€ daripada laki-laki dalam segala  hal, atau minimal samalah. Bahkan ada yang menafsirkan bahwa kalau ada  perempuan yang â€œhanyaâ€ berprofesi sebagai ibu rumah tangga justru  dianggap sebagai pengekangan terhadap kebebasan dan potensi sebagai  perempuan. Duh, kok saya yang miris ya? <img style="border: none; background: none; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/straight_face.gif" alt="straight face" />.  Sekarang logikanya, kalau semua jadi wanita karir, semua ingin punya  hak, pekerjaan yang sama dengan pria lalu yang murni jadi ibu rumah  tangga siapa? Yang nanti akan mendidik dan mengasuh anak-anak di rumah  siapa? Yang akan setia mendampingi peran suami dalam rumah tangga lalu  siapa?</p>
<p>Coba deh kita baca ulang surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya  diatas, sebenarnya yang diinginkan Kartini sejak awal itu bukan  kesetaraan dimana perempuan mampu â€œmengalahkanâ€ laki-laki atau ketika  perempuan dengan bangga masuk dalam dunia laki-laki. Namun justru  memperjuangkan bagaimana caranya supaya perempuan bisa mendapatkan  pendidikan yang maksimal sehingga nantinya bisa mengoptimalkan perannya  sebagai ibu dalam mengawal generasi (putra-putrinya).</p>
<p>Sebenarnya ada banyak cara yang lebih esensial untuk memperingati  Hari Kartini tanpa harus melupakan kodratnya sebagai seorang ibu dan  isteri. Ada banyak kegiatan yang jauh lebih emansipatif ketimbang  sekedar ikut serta dalam lomba kecantikan atau tampil dalam balutan  kebaya. Salah satu contoh emansipasi wanita adalah seperti yang pernah  saya tulis beberapa waktu yang laluÂ <a href="http://www.devieriana.com/2010/10/guru-bagi-sesama/">disini</a> . Itu baru salah satu contoh yang menurut saya adalah sosok Kartini jaman sekarang. Atau coba baca ceritaÂ <a href="http://www.starberita.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=3272:nurhayati-sosok-kartini-masa-kini&amp;catid=158:sosial&amp;Itemid=391:">ini</a> , kisah sosok seorang Ibu yang berjuang untuk mendidik putra-putrinya supaya sukses.</p>
<p>Jadi siapa bilang kalau menjadi seorang ibu rumah tangga bukan tugas  mulia dan kurang emansipatif? Emansipasi wanita itu tidak hanya melulu  menuntut persamaan hak antara perempuan dan laki-laki saja, atau bahkan  ekstrimnya adalah untuk â€œmengalahkanâ€ laki-laki, bukan? Karena oleh  Tuhan secara kodrati kita memang diciptakan berbeda dan itu bertujuan  untuk menjalankan fungsi kodrati masing-masing.</p>
<p>Seperti potongan surat Kartini kepada Ny. Abendanon yang ditulis pada bulan Agustus 1900 :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><em>â€œKita dapat menjadi manusia sepenuhnya, tanpa berhenti menjadi wanita sepenuhnya.â€</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">
<p>Selamat Hari Kartini! <img style="border: none; background: none; vertical-align: -25%;" src="http://www.devieriana.com/wp-content/plugins/yahoo-messenger-emoticons/emoticons/happy.gif" alt="happy" /></p>
</div>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F04%2F21%2Fharuskah-berkebaya%2F&amp;title=Haruskah%20Berkebaya%3F" id="wpa2a_10"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/21/haruskah-berkebaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Sehat, Internet Cerdas</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/19/internet-sehat-internet-cerdas/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/19/internet-sehat-internet-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 07:41:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[kaskus]]></category>
		<category><![CDATA[morgan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[sm*sh]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2022</guid>
		<description><![CDATA[
Berinternet nggak hanya harus dengan sehat, tapi juga dengan  cerdas.Â Cerdas dalam menangkap informasi, juga cerdas dalam  berinteraksi.
Coba tengok halaman facebookÂ Morgan De Toi ini,  sebuah produk fashion dari Perancis. Status dan fotonya dipenuhi  komentar para ABG Indonesia yang menyangka halaman itu adalah milik  salah satu personil boy band SM*SH.
Bahkan setelah beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2011/04/59908008481792000.jpg?w=498&amp;h=190" alt="" width="498" height="190" /></p>
<p>Berinternet nggak hanya harus dengan sehat, tapi juga dengan  cerdas.Â Cerdas dalam menangkap informasi, juga cerdas dalam  berinteraksi.</p>
<p>Coba tengok halaman facebookÂ <a href="http://www.facebook.com/morgandetoi" target="_blank">Morgan De Toi</a> ini,  sebuah produk fashion dari Perancis. Status dan fotonya dipenuhi  komentar para ABG Indonesia yang menyangka halaman itu adalah milik  salah satu personil boy band SM*SH.</p>
<p>Bahkan setelah beberapa kali si admin berusaha jelasin dengan bantuan Google Translate, mereka malah ngerasa diboongin.</p>
<p><a href="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2011/04/morgan2.jpg"><img src="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2011/04/morgan2.jpg?w=329&amp;h=561" alt="" width="329" height="561" /></a></p>
<p><a href="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2011/04/morgan1.jpg"><img src="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2011/04/morgan1.jpg?w=338&amp;h=1247" alt="" width="338" height="1247" /></a></p>
<p>Pendapat saya? Saya prihatin. Sebagai negara dengan pengguna facebook <a href="http://www.checkfacebook.com/" target="_blank">terbanyak ke dua</a> di dunia setelah Amerika, Indonesia tentu jadi sorotan dunia karena  cukup aktif di dunia maya. Tapi saya nggak berani ngebayangin berapa  persen dari 35-juta-sekian itu yang punya perilaku seperti mereka.</p>
<p>*tepok jidat berjamaah*</p>
<p><a href="http://twitter.com/#%21/ariefbayu/status/59908008481792000" target="_blank">Twit asli</a></p>
<p><a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8020194" target="_blank">Postingan di kaskus</a></p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F04%2F19%2Finternet-sehat-internet-cerdas%2F&amp;title=Internet%20Sehat%2C%20Internet%20Cerdas" id="wpa2a_12"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/19/internet-sehat-internet-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari bertanggung jawab</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 11:36:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alitmahendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[gblk]]></category>
		<category><![CDATA[riding]]></category>
		<category><![CDATA[safety]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2015</guid>
		<description><![CDATA[
penegakan aturan yang tidak tepat sasaran dan bertanggung  jawab, sering kali membuat kita menjadi lalai, acuh, dan akhirnya merasa  terbiasa. saya tidak akan berbohong bahwa saya tidak pernah  melakukannya, tapi selalu ada titik balik untuk berubah menjadi yang  lebih baik.
jangan pake hape sambil nyetir &#8211; sebuah kampanye

sebagai seorang pengendara kendaraan bermotor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>penegakan aturan yang tidak tepat sasaran dan bertanggung  jawab, sering kali membuat kita menjadi lalai, acuh, dan akhirnya merasa  terbiasa. saya tidak akan berbohong bahwa saya tidak pernah  melakukannya, tapi selalu ada titik balik untuk berubah menjadi yang  lebih baik.</p>
<div id="attachment_743"><a rel="attachment wp-att-743" href="http://www.bloggerngalam.com/2008/10/15/gratis-merchandise-bloggerngalamcom/734-revision-8/"><img title="tumblr_lfm336kEtL1qzo9hpo1_500" src="http://alitmahendra.com/wp-content/uploads/2011/04/tumblr_lfm336kEtL1qzo9hpo1_500.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a>jangan pake hape sambil nyetir &#8211; sebuah kampanye</p>
</div>
<p>sebagai seorang pengendara kendaraan bermotor tentu kita ingin  berkendara dengan aman dan nyaman di jalan raya, tidak hanya cepat  sampai di tujuan, akan tetapi juga harus selamat sampai di tujuan.  itulah sebabnya kita harus selalu memperhatikan faktor-faktor  keselamatan di jalan raya.</p>
<p><strong>mari berkendara dengan pernuh tanggung jawab.</strong></p>
<p><strong></strong>bertanggung jawab di  jalan raya tidak hanya tentang bagaimana cara kita berkendara, tapi juga  bagaimana kita mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku, dan bagaimana  kita menghargai hak sesama pengguna jalan. nah kadang yg terakhir ini  jarang saya temukan di jalanan ibukota, banyak pengendara yang suka  buru-buru yang berujung pada ingin menang sendiri dan tidak mengindahkan  hak orang lain.</p>
<p><strong>mengerem pada saat lampu lalu lintas berwarna kuning, tidak jalan ketika merah, dan baru jalan ketika lampu hijau.</strong></p>
<p>ini adalah aturan sederhana yang sering kali kita acuhkan pada  saat-saat tertentu, saat tidak ada polisi, saat jalanan sepi, dan  semacamnya. perilaku acuh inilah yang berbahaya, tidak hanya berbahaya  bagi diri sendiri, tapi juga bisa membahayakan pengguna ajalan yang  lain.</p>
<p>selain perilaku acuh tak acuh tadi, salah satu penyebab utama  kecelakaan dijalan raya adalah karena kurang tau hilangnya konsentrasi,  ohya tentu masih banyak sekali faktor lainnya, tapi menurut saya juga  ini yang paling penting untuk kita pahami, karena pentingnya  konsentrasi, pemerintah sampai mengeluarkan Undang-Undang khusus  mengenai ini yang tertera pada UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu  Lintas dan Angkutan Jalan. (baca lengkap <a title="UU no 22 Tahun 2009" href="http://www.scribd.com/doc/19493456/UU-Nomor-22-Tahun-2009-Tentang-Lalu-Lintas-Dan-Angkutan-Jalan">disini</a>)</p>
<p>pada undang-undang tersebut, dari sekian banyak pasal yang mengatur  perilaku di jalan raya dan tentang keselamatannya, pada pasal 283  disebutkan sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor secara   tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi suatu keadaan   yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan  sebagai  diatur dalam Pasal 106 ayat 1 dipidana kurungan paling lama 3  (tiga)  bulan atau denda Rp 750.000</p></blockquote>
<p>ini bukan tentang jumlah dendanya. tapi bagaimana kita menyikapi  pentingnya menjaga konsentrasi kita saat berkendara, bukan hanya untuk  menghindari tilang, tapi juga untuk menghindarkan diri kita dari  kecelakaan. gangguan konsentasi ini bisa disebabkan karena mengantuk,  menelepon, ber-SMS, dalam pengaruh minuman keras, dan masih banyak  lainnya. salah satu situs luar negeri yang membahas masalah ini pun  sampai menyebutkan perilaku membaca koran, menggunakan make up, dan  mencukur sambil mengemudi.</p>
<p><a title="Texting And Driving Worse Than Drinking and Driving" href="http://www.cnbc.com/id/31545004/site/14081545">wartawan CNBC</a> mengatakan bahwa perilaku menggunakan ponsel sambil mengemudi ini lebih  berbahaya dari minum dan mengemudi. bagi kita yang belum mengetahui  atau memahami hasil risetnya pun saya yakin akan tidak mempercayai hal  ini, karena sebagian dari kita akan berpikiran bahwa kita lebih bisa  menjaga konsentrasi ketika memengang handphone daripada ketika dalam  pengaruh alkohol. tapi mungkin kita bisa mempelajari berbagai riset yang  sudah dijalankan tentang ini.</p>
<p><strong>bahkan oprah winfrey pun <a title="Oprah's No Texting Campaign" href="http://www.oprah.com/oprahshow/End-Distracted-Driving/1">mengkampanyekan</a> hal ini.</strong></p>
<p>mari lihat tabel dibawah ini, dan mari belajar, bahwa berkurangnya  konsentrasi saat mengemudi dapat mengurangi respon si pengemudi terhadap  kejadian yang terjadi didepannya &lt;â€“ dan terlambatnya respon inilah  yang bisa mengakibatkan kecelakaan di jalan raya.</p>
<div id="attachment_742"><a rel="attachment wp-att-742" href="http://www.bloggerngalam.com/2008/10/15/gratis-merchandise-bloggerngalamcom/734-revision-7/"><img title="texting_test_results_worst_imagelarge" src="http://alitmahendra.com/wp-content/uploads/2011/04/texting_test_results_worst_imagelarge.jpg" alt="" width="550" height="325" /></a>Caranddriver.com : Texting While Driving: How Dangerous is it? &#8211; The Results</p>
</div>
<p>permasalahan ini tidak hanya terjadi di sekitar kita, tidak hanya di  Indonesia, tapi juga diseluruh dunia, dan menurut saya, tidak perlu kita  berfikir tentang bagaimana perilaku orang lain, tapi alangkah baiknya  jika kita bercermin tentang perilaku diri kita masing-masing, dan ketika  kita sudah bisa berkendara dengan bertanggung jawab, mari tularkan pada  mereka yang ada disekitar kita betapa pentingnya berkendara dengan  bertanggung jawab, dan jangan sampai karena kelalaian, diri kita bahkan  orang lain menjadi korbannya.</p>
<p>kawan-kawan saya di <a title="bloggerngalam" href="http://bloggerngalam.com/">bloggerngalam</a> pun <del>sedang berencana</del> ikut mengkampanyekan hal ini sejak beberapa waktu yang lalu. stiker  dari gambar warna kuning diatas sudah dicetak dan mulai disebarkan. jadi  mari kita mulai berbenah dan bertanggung jawab, mulai dari diri  sendiri, dan mulai dari sekarang. <img src="http://alitmahendra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /></p>
<p>â€“ gambar diambil dari <a title="Texting While Driving: How Dangerous is it? - The Results" href="http://www.caranddriver.com/features/09q2/texting_while_driving_how_dangerous_is_it_-feature/the_results_page_2">sini</a></p>
</div>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F04%2F08%2Fmari-bertanggung-jawab%2F&amp;title=Mari%20bertanggung%20jawab" id="wpa2a_14"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/08/mari-bertanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seberapa Penting Sosial Networking Buat Anda?</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/seberapa-penting-sosial-networking-buat-anda/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/seberapa-penting-sosial-networking-buat-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 01:54:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hmcahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=2003</guid>
		<description><![CDATA[Saya masih ingat ketika diajak Talkshow di Radio Citra Pro3 oleh  temen-temen bloggerngalam.com â€“ saat itu awal tahun 2009. Topik talkshow  saat itu adalah tentang mulai pesatnya pertumbuhan pengguna social  networking, terutama Facebook.
Salah satu asalan temen-temen mengajak saya adalah saya dianggap  paham tentang facebook, padahal jujur kacang ijo, saya baru buat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya masih ingat ketika diajak Talkshow di Radio Citra Pro3 oleh  temen-temen bloggerngalam.com â€“ saat itu awal tahun 2009. Topik talkshow  saat itu adalah tentang mulai pesatnya pertumbuhan pengguna social  networking, terutama Facebook.</p>
<p>Salah satu asalan temen-temen mengajak saya adalah saya dianggap  paham tentang facebook, padahal jujur kacang ijo, saya baru buat akun FB  ketika mau diadakann talkshowâ€¦ huehehe.</p>
<p>Saat itu dengan pedenya saya bilang, kalo FB nggak akan mungkin  menggusur popularitas Blog yang memang saat itu cukup booming. Cuman Pak  Heru Puji, yang juga dosen komunikasi dan jadi narasumber di talkshow  tersebut, mengatakan bahwa pesatnya pengguna FB terutama di Indonesia,  tidak lain karena FB itu endonesia banget.Maskudnya gimana?</p>
<p>Begini, masih menurut beliau, orang Indonesia itu nggak suka yang  ruwet dan butuh proses susah payah. Hal ini termasuk dalam hal  memanfaatkan teknologi internet.</p>
<p>Kalo untuk buat blog, mungkin hanya sepersekian persen saja dari  pengguna internet di Indonesia yang suka. Paling jelas alasannya adalah  karena mereka males nulis yang panjang-panjang dan butuh pemikiran.</p>
<p>Nah cob a sekarang tengok FB, begitu anda membuka FB, hal pertama  yang mencolok di FB adalah adanya Kolom yang disebelahnya ada tulsian  â€œAPA YANG ANDA PIKIRKAN!â€ sedernaha bukan?</p>
<p>Cukup tuliskan apa yang terlintas dipikaran anda, tidak usah  panjang-panjang. Dan yang penting lagi nggak usah-serius-serius, maka  pasti akan banyak mendapat komentar. Tetapi coba kalo anda tulis sesuatu  yang serius atau bahkan buat tulisan / note di facebook, tanpa menandai  (tag) teman anda.</p>
<p>Coba berapa orang yang akan berkomentar?</p>
<p>Kalo anda selebBlog, atau selebFB mungkin akan banyak yang komen.  Tapi kalo tidak, ada sebiji saya yang komen itu sudah prestasi. Hehehe</p>
<p>Begitulah dengan kemudahan semacam itu dan didukung dengan banjirnya  hape-hape dari cina yang harganya bisa dijangkau hamper semua lapisan  masyaraka dengan dijejalkannya fitur2 yang disukai orang Indonesia kayak  FB tadi, maka tidak heran kalo jumlah pemakai FB di Indonesia termasuk  yang paling pesat pertumbuhannya.Bagaimana nasib blog sekarang?</p>
<p>Sungguh merana!</p>
<p>Meraka yang ngeblog adalah meraka yang memang punya nyali tinggi  untuk tetap nulis atau mereka yang ngeblog tujuannya bukan semata-mata  untuk nulis, tetapi untuk nyari duit, misalnya.</p>
<p>Tetapi syukurlah di FB masih ada fasilitas note/catatan, hal ini  masih bisa mengobati mereka yang suka ngeblog dan membuat coret-coretan  kata-kata. Dan lebih untung lagi kalo nulis diblog kita harus  jalan-jalan dulu agar tulisan kita dijenguk orang, tapi dengan FB kita  cukup men-tag temen-teman kita maka dijamin tulisan kita akan dibaca  orang.Nah itulah manfaatnya blog bagi penyuka dunia tulis menulis. Yang  lebih hebat lagi, dengan FB kita lebih mudah mencari orang-orang yang  sama spesiesnya dengan kita.</p>
<p>Alhamdulillah dengan FB saya bisa kenal baik rajanya tukang kompor  nulis pak EWA. Dengan bombardiran tulisannya di FB, akhirnya membuat  saya harus menyerah untuk tidak membuat tulisan. Ya sudah akhirnya saya  juga bikin tulisan sebagai balasan bombardiran tag yang beliau lemparkan  ke saya.</p>
<p>Saya mikir, masak saya diserang dengan tulisan terus tanpa ada  pemabalasan. Ya paling tidak kalo seminggu diserang 7 kali, ya saya  harus membalas minimal sekali, dan Alhamdulillah saya bisa membalas  lebih dari sekali dalam seminggu.</p>
<p>Nah itulah enaknya berFB-an. Dan dengan FB pula saya bisa kenal  dengan orang-orang yang dulu Cuma saya baca bukunya atau tulisannya atau  Cuma dengar namanya saja. Dan kerennya lagi, kalo kita aktif  membranding diri kita dengan baik di FB ataupun di blog, maka kita akan  ketemu orang-orang yang sealiran dan sejenis dengan kita. Contohnya yang  saya alami beberapa hari lalu.</p>
<p>Saat itu saya membaca sebuah artikel di portal islam. Setelah say  abaca eh ternyata yang nulis orang dari malang, ada emailnya pula maka  saya coba telusuri di FB. Begitu ketemu saya pencet tombol ADD.</p>
<p>Nggak lama berselang saya sudah disapprove, bahkan ada tambahan pesan  diinbox, saya balas dengan meninggalkan nomor hape saya.Esok harinya  saya mendapat telpon dari nomor asing, tak lihat angka depannya dari  luar negeri, setelah saya angkat eh ternya teman yang saya ADD kemarin.</p>
<p>TEman baru saya ini orang yang hebat, dia tinggal di Doha, Qatar di  Negara teluk sana. Dia seorang trainer di bidang kesehatan dan suka  melakukan traveling dan tulisan-tulsiannya banyak tersebar di media  online. Cukup lama saya ditelpon hamper setengah jam dan ternyata dia  senior satu almater dengan saya di SMP cuman memang beda beberapa tahun.</p>
<p>Beberapa hari kemudian, tepatnya tadi malam, saya mendapat  berkali-kali dari nomor yang tak saya kenal, saya lihat nomor Indonesia,  tapi beberapa kali telpon nomornya selalu ganti. Begitu berhasil saya  angkat, ah ternyata teman baru saya yang di timteng itu. Kali ini beliau  bertanya tentang aktivitas saya. Setelah ngobrol hampir satu jam  akhirnya tahu kalo teman saya itu pakai sambuang VOIP (voice over  internet protocol) dan yang paling membuat saya kaget dan tersanjung  adalah saya diajak bekerja sama mendirikan sebuah lembaga pelatihan  profesi yang mendidik para perawat agar bisa berbahasa inggris dan  mempunyai mental attitude yang siap untuk bekerjaâ€¦ wahâ€¦ sebuah tawaran  luar biasa yang saya dapatkan dari teman yang baru saya kenal seminggu.</p>
<p>Tahu enggak alasan teman saya tadi kenapa menghubungi saya ?</p>
<p>Karena melihat profil saya di FB.</p>
<p>Wah ternyata profil FB penting Gan!</p>
<p>Padahal profil FB saya ya cumin gitu-gitu aja gak ada yang istimewa.</p>
<p>Nah itulah sekilas manfaat social networking bagi saya.Bagaimana dengan anda?</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F04%2F04%2Fseberapa-penting-sosial-networking-buat-anda%2F&amp;title=Seberapa%20Penting%20Sosial%20Networking%20Buat%20Anda%3F" id="wpa2a_16"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/seberapa-penting-sosial-networking-buat-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan April Mop: Hari Ini Ulang Tahun Kota Malang</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/bukan-april-mop-hari-ini-ulang-tahun-kota-malang/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/bukan-april-mop-hari-ini-ulang-tahun-kota-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 01:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djunaedird</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[malang97]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/bukan-april-mop-hari-ini-ulang-tahun-kota-malang/</guid>
		<description><![CDATA[April Mop, dikenal dengan April Foolsâ€™ Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/April_Mop"><strong>April Mop</strong></a>, dikenal dengan <em><strong>April Foolsâ€™ Day</strong></em> dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa Inggris</a>, diperingati setiap tanggal <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_April">1 April</a> setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lelucon">lelucon</a> kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga">keluarga</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Musuh">musuh</a>, <a title="Teman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teman">teman</a> bahkan <a title="Tetangga" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tetangga">tetangga</a> dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu. Di beberapa negara seperti Inggris dan Australia serta <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika_Selatan">Afrika Selatan</a>, lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang atau sebelum siang hari.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/April_Mop#cite_note-0">[1]</a></sup> Seseorang yang memainkan trik setelah tengah hari disebut sebagai â€œApril Mopâ€.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/April_Mop#cite_note-1">[2]</a></sup> Namun di tempat lain seperti Kanada, Perancis, Irlandia, Italia, Rusia,   Belanda, dan Amerika Serikat lelucon bebas dimainkan sepanjang hari.   Hari itu juga banyak diperingati di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet">Internet</a>.</p>
<p>Bahasa pemograman <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PHP">PHP</a> pun merayakan April Mop ini dengan mengganti logo php pada setiap page â€˜<a title="Php info (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Php_info&amp;action=edit&amp;redlink=1">php info</a>â€˜. Perhatikan logo <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PHP">PHP</a> pada <a title="Php info (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Php_info&amp;action=edit&amp;redlink=1">php info</a>, setiap tanggal <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_April">1 April</a>, logo tersebut akan berubah menjadi gambar-gambar lain yang lucu, misalnya gambar <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anjing">anjing</a>, gambar <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Drakula">drakula</a>, dan gambar <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batman">Batman</a>.</p>
<p>Hari ini Kota Malang genap berusia 97 tahun. Berbagai  kegiatan  dirangkai untuk memperingati ulang tahun kota pendidikan yang  ke-97  ini. Salah satunya adalah panjatan doâ€™a syukur yang berlangsung,  Kamis  (31/3) malam, bertempat di Balaikota Malang.</p>
<p>Acara religius yang digelar Pemerintah Kota Malang tersebut dihadiri   Muspida Kota Malang, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se Kota Malang, serta   melibatkan para pemuka lintas agama di Kota Malang. Usai acara   seremonial di Ruang Sidang Balikota, para pemuka agama melakukan   panjatan doâ€™a di tempat yang telah ditentukan. Pemeluk agama Islam   bertempat di Masjid Baiturrohim Balaikota Malang. Sementara pemeluk   agama non Islam, menempati ruang Sekretaris dan ruang Asisten.</p>
<p>Nama â€œ<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Malang">Malang</a>â€  sampai saat ini masih diteliti asal-usulnya oleh para ahli sejarah. Para  ahli sejarah masih terus menggali sumber-sumber untuk memperoleh  jawaban yang tepat atas asal-usul nama â€œMalangâ€. Sampai saat ini telah  diperoleh beberapa hipotesa mengenai asal-usul nama Malang tersebut.</p>
<p>Malangkucecwara yang tertulis di dalam lambang kota itu, menurut  salah satu hipotesa merupakan nama sebuah bangunan suci. Nama bangunan  suci itu sendiri diketemukan dalam dua prasasti <a title="Raja Balitung (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raja_Balitung&amp;action=edit&amp;redlink=1">Raja Balitung</a> dari Jawa Tengah yakni <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prasasti_Mantyasih">prasasti Mantyasih</a> tahun 907, dan prasasti 908 yakni diketemukan di satu tempat antara  Surabaya-Malang. Namun demikian dimana letak sesungguhnya bangunan suci  Malangkucecwara itu, para ahli sejarah masih belum memperoleh  kesepakatan.</p>
<p>Satu pihak menduga letak bangunan suci itu adalah di daerah gunung <a title="Buring (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Buring&amp;action=edit&amp;redlink=1">Buring</a>,  satu pegunungan yang membujur di sebelah timur kota Malang di mana  terdapat salah satu puncak gunung yang bernama Malang. Pembuktian atas  kebenaran dugaan ini masih terus dilakukan karena ternyata, di sebelah  barat kota Malang juga terdapat sebuah gunung yang bernama Malang. Pihak  yang lain menduga bahwa letak sesungguhnya dari bangunan suci itu  terdapat di daerah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumpang">Tumpang</a>, satu tempat di sebelah utara kota Malang.</p>
<p>Sampai saat ini di daerah tersebut masih terdapat sebuah desa yang bernama <a title="Malangsuka (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Malangsuka&amp;action=edit&amp;redlink=1">Malangsuka</a>,  yang oleh sebagian ahli sejarah, diduga berasal dari kata Malankuca  yang diucapkan terbalik. Pendapat di atas juga dikuatkan oleh banyaknya  bangunan-bangunan purbakala yang berserakan di daerah tersebut, seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Jago">Candi Jago</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Kidal">Candi Kidal</a>, yang keduanya merupakan peninggalan zaman <a title="Kerajaan Singasari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Singasari">Kerajaan Singasari</a>.</p>
<p>Dari kedua hipotesa tersebut di atas masih juga belum dapat  dipastikan manakah kiranya yang terdahulu dikenal dengan nama Malang  yang berasal dari nama bangunan suci <a title="Malangkucecwara (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Malangkucecwara&amp;action=edit&amp;redlink=1">Malangkucecwara</a> itu. Apakah daerah di sekitar Malang sekarang, ataukah kedua gunung yang bernama Malang di sekitar daerah ituâ€¦â€¦â€¦</p>
<p>Hipotesa-hipotesa terdahulu, barangkali berbeda dengan satu pendapat  yang menduga bahwa nama Malang berasal dari kata â€œMembantahâ€ atau  â€œMenghalang-halangiâ€ (dalam bahasa Jawa berarti Malang). Alkisah Sunan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mataram">Mataram</a> yang ingin meluaskan pengaruhnya ke Jawa Timur telah mencoba untuk  menduduki daerah Malang. Penduduk daerah itu melakukan perlawanan perang  yang hebat. Karena itu Sunan Mataram menganggap bahwa rakyat daerah itu  menghalang-halangi, membantah atau malang atas maksud Sunan Mataram.  Sejak itu pula daerah tersebut bernama Malang.</p>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F04%2F04%2Fbukan-april-mop-hari-ini-ulang-tahun-kota-malang%2F&amp;title=Bukan%20April%20Mop%3A%20Hari%20Ini%20Ulang%20Tahun%20Kota%20Malang" id="wpa2a_18"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/bukan-april-mop-hari-ini-ulang-tahun-kota-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>97 Tahun Kota Malang</title>
		<link>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/97-tahun-kota-malang/</link>
		<comments>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/97-tahun-kota-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 01:50:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gum</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[malang97]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bloggerngalam.com/?p=1999</guid>
		<description><![CDATA[

1 April tahun ini Kota Malang, kota tempat saya dibesarkan, berusia  97 tahun. Dan ini sudah tahun ke tiga saya nggak merayakannya di sana  sejak akhir 2008 lalu hijrah ke Jakarta.
Jangan ditanya bagaimana rasanya jauh dari kampung halaman. Meskipun  sejatinya saya nggak dilahirkan di sana, tapi saya punya keterikatan  batin yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img src="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2008/04/2420589762_761348b120-copy.jpg?w=500&amp;h=281&amp;h=281" alt="" width="500" height="281" /></p>
<p>1 April tahun ini Kota Malang, kota tempat saya dibesarkan, berusia  97 tahun. Dan ini sudah tahun ke tiga saya nggak merayakannya di sana  sejak akhir 2008 lalu hijrah ke Jakarta.</p>
<p>Jangan ditanya bagaimana rasanya jauh dari kampung halaman. Meskipun  sejatinya saya nggak dilahirkan di sana, tapi saya punya keterikatan  batin yang kuat dengannya. Selain karena orang tua, mayoritas saudara,  keluarga dan teman2 saya ada di sana, Malang juga tempat saya menjalani  banyak fase kehidupan hingga menjadi seperti sekarang ini.</p>
<p><img src="http://tiyangsae.files.wordpress.com/2008/04/2420589764_8e1e9b8d86-copy.jpg?w=500&amp;h=281&amp;h=281" alt="" width="500" height="281" /></p>
<p>Memikirkan Kota Malang selalu membuat saya ingin pulang. Terlalu  banyak hal indah yang saya tinggalkan di sana. Terlalu banyak spot  nongkrong dan warung kopi pinggir jalan yang sering saya jelajahi dengan  teman dan sahabat.</p>
<p>Selamat ulang tahun buatmu, kota. Tunggu saya, ya. Tunggu saya  Bapak-Ibu, saudara, teman dan sahabat. Karena saat saya pulang nanti,  akan banyak sekali cinta buat kalian :â€™-)</p>
</div>
<p><a class="a2a_dd a2a_target addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save#url=http%3A%2F%2Fwww.bloggerngalam.com%2F2011%2F04%2F04%2F97-tahun-kota-malang%2F&amp;title=97%20Tahun%20Kota%20Malang" id="wpa2a_20"><img src="http://www.bloggerngalam.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bloggerngalam.com/2011/04/04/97-tahun-kota-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

