[ Navigasi » Depan » Artikel pada Kategori 'Opini dan Umum'

]

Ingatan Masa Kecil

Oleh ame268 Tanggal 14-04-2008 Kategori Opini, Umum

Di kala tahun 80 – 90 an, disaat satu-satunya tivi yang bersiaran adalah TVRI “Menjalin Kesatuan dan Persatuan”, bahkan sebuah acara berita pun mempunyai rating tinggi, alias ditonton oleh mayoritas pemirsa. Ya pasti donk, kan memang Cuma itu yang bisa ditonton.

Ada acara Berita Nasional jam 7 malam, Berita Petang jam 5 sore dan acara berita favorit yaitu Dunia Dalam Berita jam 9 malam, lalu dilanjukan dengan Berita Terkahir jam 11 malam. Bonus untuk malam minggu akan ada namanya Film Akhir Pekan untuk menemani malam panjang.

Peraturan orba pada waktu itu, kejadian yang boleh ditayangkan di televisi adalah yang baik-baik saja, yang menyenangkan rakyat, yang berdampak positif terhadap Pak Presiden (alm), sementara yang perkara, kasus, kritik dan semacamnya dilarang on air. Kasus yang terjadi akan secara sigap dieliminir di lapangan dengan cara menghilangkannya diam-diam sebelum jadi berita. (Wow, ini satu abad lagi mungki sudah jadi hikayat pengantar tidur, dikira Cuma ada di negeri dongeng padahal perrnah benar-benar terjadi)

Karena kebanyakan materi berita adalah menampilkan kegiatan-kegiatan upacara, peringatan, peresmian, kenegaraan dan semacamnya, maka jadilah materi video yang ditayangkan kebanyakan juga itu-itu saja, orang duduk, para penonton, peserta rapat, orang berpidato, bersalaman, tepuk tangan dan semacamnya.

Liputan berita TVRI yang bergaya ortodok, kuno, formal dan monoton rupanya disadari oleh para krunya, lalu biasanya mereka (entah keisengan si kameramen atau memang diatur dalam juknis) mengambil shot para penonton yang berwajah manis, cantik, atau kamera face istilah sekarang, menurut jamannya. Ingat nggak, ketika si kameraman sering mengarahkan kamera ke seorang gadis peserta rapat atau ibu muda istri pejabat atau kumpulan gadis supporter olahraga? Di close up lagi!

Kata Sujiwo Tejo itulah namanya “Yaiyo yaiyo” alias “hehehehe..”. Seperti ketika tiba-tiba diberitahu, “eh istrimu cantik ya..” yah komentar yang lazim kita balaskan adalah ,”hehehe…”.

Si kameramen seolah bilang,” eh itu lo cewek cakep ikut rapat..”, “hehehe.. tombo ngantuuukk!!!” kata Tukul. Lumayan, untuk mensiasati monotonnya berita TVRI.

***

Kemaren saya ikut serta sebagai volunteer panitia di acara lomba Blog Rally dalam rangka HUT Kota Malang. Kebetulan saya bawa kamera HP dan diantara sekian banyak peserta dan wartawan yang meliput, saya berpikir, apa ya yang hendak saya tulis di blog saya?… maka ingatlah saya dengan trik si kameramen TVRI ini. Saya ‘shoot’ beberapa peserta yang kira-kira bisa jadi ‘tombo ngantuk’ dan saya posting disini.

Selamat tidak ngantuk!.. hehehe, yaiyo yaiyo… (kalau ingin liputan berita yang sebenarnya, silahkan cari di tulisan lain saja yang pasti banyak…)

Sip Rek™ wis ngumpul 8 Komentar

  1. #1
    perempuan
    April 14th, 2008 at 3:13 pm

    mm… pak , kok q ga di liliput ??!???

    * kaburrrrrrrrrrrrrrrr……….

  2. #2
    ame268
    April 14th, 2008 at 3:31 pm

    haiya, maap blu, kok gak ada di memori hp ku ya blu?

  3. #3
    yonky
    April 14th, 2008 at 7:45 pm

    penggemar Ale ya :D

  4. #4
    yonky
    April 14th, 2008 at 7:47 pm

    byuh, salah ngasih komen lagi, sumpah, itu komen di atas bukan untuk artikel ini. hakhakhak

  5. #5
    aLe
    April 14th, 2008 at 9:53 pm

    lha poto ku endi™ :lol:

  6. #6
    erween
    April 15th, 2008 at 8:20 am

    weh..itu mbak2 yang ada didepanku

  7. #8
    yuswae
    April 15th, 2008 at 2:50 pm

    O..tombo ngantuke ngono yo? :D

Trackbacks

  1. Blogger Ngalam » Pak Peni pun Nge-Blog!

Silahkan berkomentar tanpa Junk/Spam. Terimakasih!
Dan, semoga komentar anda dibalas berkah oleh Yang di Atas, aMiin ^^

xHtml yang diizinkan : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>