[ Navigasi » Depan » Artikel pada Kategori 'Forum Bebas'

]

Babel

Oleh ame268 Tanggal 4-07-2008 Kategori Forum Bebas

Sinopsis : Bersenjatakan sebuah senapan Winchester , dua orang bocah Maroko menggembala kambing. Dalam kesunyian gurun pasir, mereka memutuskan untuk mencoba senapan tersebut namun peluru meluncur lebih jauh dari yang mereka duga . Pada saat bersamaan, empat kehidupan terpisah, sekelompok orang-orang asing terpisahkan oleh tiga benua berbeda. Terjebak dalam kecelakaan yang mengakibatkan kepanikan luar biasa, menimpa pasangan Amerika (Brad Pitt dan Cate Blanchett) yang sedang berlibur, seorang ayah dan anak tuli belasan tahun di Jepang yang suka memberontak, seorang pengasuh anak di Meksiko yang tanpa izin membawa dua orang anak Amerika ke perbatasan. Tak satu pun dari mereka akan bertemu, hubungan secara tidak langsung tercipta diantara mereka. Semuanya akan tetap terisolir karena ketidakmampuan mereka berkomunikasi dengan baik satu sama lain.

babel

Ini kali pertama artikel review saya tentang sebuah film. Sudah banyak film yang saya tonton dan sangat ingin saya menulis kesan dan pesan dari kacamata saya, namun baru saat ini akhirnya saya menulisnya. Sebelumnya hanya sekadar bahan obrolan seru diantara saya dan teman-teman. Mereka tahu saya suka nonton film.

Jempol empat! Film ini begitu detail disetiap scene dan adegannya. Tanpa efek animasi, tanpa action ala rambo, tanpa jurus ala jet lee, namun film ini membuat saya tak beranjak dari tempat duduk dari detik awal sampai akhir. Alur ceritanya soooo genius!. Pemisahan 4 adegan di awal film yang kemudian menyambung dengan sendirinya diakhir saya acungi jempol empat. Garapannya sungguh luar biasa. Tak salah dia mendapat piala oscar untuk kategori sutradara dan gambar terbaik.

Film ini menurut saya contoh terbaik dari teknik penyutradaraan, yaitu bagaimana seorang sutradara mengarahkan jalan cerita, mengambil sudut pandang, memilih pemain dan blocking setiap adegan. Sekali lagi tanpa efek animasi. Apa yang terambil oleh kamera itulah yang akan ditayangkan, jadi memang benar-benar diperlukan stok adegan film yang prima, dan sang sutradara berhasil melakukannya.

Sungguh patut ditiru dan (entah kapan saya bisa melakukannya..) saya sering lihat di perfilman kita banyak film Indonesia yang –karena keterbatasan teknik dan dana- menonjolkan sisi cerita dan penyutradaraan. Secara mereka belum mampu membuat efek animasi secanggih X-men atau Matrix, okelah maka mereka membuat Ayat Ayat Cinta atau Arisan yang minim efek. Maka Babel ini adalah referensi standar yang musti diraih untuk membuat film berjenis drama.

Hehe, telat ya saya nonton ini, ndak papalah review ini buat yang belum nonton. Yang sudah pernah nonton ya sudah, simpen saja filmnya lalu tonton lagi yang lain.

Sip Rek™ wis ngumpul 3 Komentar

  1. #1
    vivikecil
    July 7th, 2008 at 4:41 pm

    pingin nonton … *mupeng

  2. #2
    fajaws
    July 10th, 2008 at 5:58 pm

    i recommend u “Crash”

  3. #3
    ronald
    August 21st, 2008 at 5:25 pm

    pingin sich kekamar mandi….!!! tapi setelah gua nonton film itu aq mendapatkan isu-isu yang bagus? mau dong kasetnya

Silahkan berkomentar tanpa Junk/Spam. Terimakasih!
Dan, semoga komentar anda dibalas berkah oleh Yang di Atas, aMiin ^^

xHtml yang diizinkan : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>