Selamat Datang..Iga Bakar
BAH! Ya benar, Iga Bakar sesuai dengan judul postingan saya kali ini. Alkisah Jumat hari ini saya rada-rada spaneng gegara urusan kerjaan yang membuat kepala meleduk sehingga hiatus 180 derajat. Dan gejala spaneng ini nampaknya dilihat oleh bapak saya yang lalu mengajak saya untuk berwisata kuliner di negeri tercinta ini, dan tentu saja agar weekend menjadi sempurna dengan berburu masakan Indonesia yang cocok pula dilidah Indonesia. Singkat cerita, sampailah saya disebuah kawasan yang cukup ramai, yaitu Simpang Balapan (karena memang jadi arena balapan) atau orang-orang kenal dengan Jalan Ijen (Beverly Hillsnya Malang
). Nah terdapatlah sebuah rumah makan baru alias kemaren sore umurnya yang menyajikan menu “Iga Bakar”.
Pertama melihat rumah makan tersebut, saya langsung jadi agak “mengumpat”, shit! penuh kataku dalam hati. Ah tapi yang namanya jodoh gak akan kemana kok, eh baru dateng eh dapet meja kosong dan tidak banyak tanya akupun langsung 0wn3d meja bernomor 18 itu. Dan terpampanglah sebuah papan menu terbuat dari kayu:
Setelah melihat menu-menu tersebut, sayapun memesan Paket Iga Bakar Super, karena menurut kabar dari temen-temen, Iga Bakar yang gak super itu mini, lah saya kan porsinya besar, masak ya pesen yang mini…dan akhirnya sayapun pesan itu beserta Soda Gembira. Relatif lama sambil menunggu pesenan datang, dikarenakan jumlah pembeli ternyata over quota alias overload sehingga kokipun membludak (mungkin karena opening).
Dan…akhirnya pesenan saya datang juga:
Nah sayapun melahap dengan nikmat hidangan tersebut. Rasa bbq yang dicampur dengan bumbm kecap oles nampak meresap pada daging iga yang teksturnya sangat halus dan empuk ini. Bumbu yang meresap tersebut dipadu dengan sambal merah pedas yang disajikan dipinggiran piring menambah selera makan menjadi sangat nikmat. Menu-menu yang ditawarkan memang rata-rata terbuat dari iga, seperti Nasi Goreng Iga, Sate Iga, Gulai Iga, Sup Iga dan sebagainnya. Harganya berkisar antara Rp 10.000 rupiah hingga Rp 19.000 rupiah.
Menu yang masih tergolong jarang di kota Malang ini, berdasarkan ciri-ciri fisik rumah makan, ada keterkaitan dengan Wong Solo yang bermoto “Halalan Thayyiban” dan arsitektur khas mereka, Nah…anda ingin mencoba, silahkan datang saja langsung ke kawasan Ijen kota Malang.
Kuliner yang ada di Malang… KAAAANNEEE HOOOOOOO™®©
nb: Saya bersumpah demi almarhum kura-kura saya yang mati dengan sendirinya bahwa dalam membuat postingan ini saya tidak dibayar sepeserpun *berasa iklan waktu pemilu*
link: http://mygoder.wordpress.com/2010/04/23/selamat-datang-iga-bakar/







Kayaknya enak banget dan perlu di coba
Wah, Ais jd kpengen tuh
Menimbang:
1.Sepertinya enak itu tempat.
2.Syukuran Ketua baru, dan Ultah
3.Dana Kampanye yg masih lebih
maka, Menyarankan:
kepada ketua bloggerngalam untuk kopdar dan mentraktir anggota bloggerngalam di sana. Serta Persemian Ketua dengan acara Sertijab dan serah terima linggis.
ya allah enak bgt tuch….
baru liat gambrnya aja aku udh kpinggin…mw donk
sumpah,ak langsung lapeeeeerrrrrrrrr………….!!!
Uda pengen ke sana dari bulan kemaren g kesampaian,,
Abis, baru denger kata “IGA” aja uda ngebayangain harga yang selangit dah.
awale ketok enak.
tapi barang ndelok fotomu moro ilfil, der