mencari sahabat lama..
Wah.. akhirnya nemu juga yang beginian, salah satu komunitas untuk kera ngalam yang doyan nge-blog.
Saya memang asli kera ngalam, karena lahir di malang, namun besar di ibukota jakarta. Sempat juga merasakan pendidikan sekolah di malang mulai dari TK, tapi hanya sampai SD kelas 3 cawu 1 atau 2 begitu kalau nggak salah. Kota ini sangatlah menyenangkan bagi saya, karena selain udaranya yang super sejuk dan dingin, mayoritas keluarga besar saya berdomisili disini. Saya dulu sempat sekolah di SDN Bunulrejo II didaerah perumahan bhumi srikandi sana, kalau tidak salah nama jalannya “sebuku”, hanya sampai kelas 2 SD saja.
Saya tinggal disana karena dulunya, perumahan tersebut adalah perumahan pegawai PT Indra Karya, sebuah perusahaan BUMN yang terletak didepan kampus Universitas Negeri Malang, dulunya IKIP, tempat ibu saya kuliah dan kini beliau menjadi seorang kepala sekolah di salah satu sekolah SMP negeri di bilangan jakarta selatan. Tetapi, saya tidak lama tinggal disana karena ayah saya mendadak ditugaskan di jakarta, dan segeralah kami pindah kesana.
Sebelumnya juga, saya sempat bersekolah di SDN Kasin II Malang yang bertempat di jalan Yulius Usman itu di tahun 1993-1994 lalu. Kebeteluan sebelum kami sekeluarga pindah, kali itu kami tinggal dirumah Umik (panggilan untuk nenek) saya di jalan Nusakambangan nomor 33, tepatnya persis berada didepan rumah sakit Panti Waluya atau yang lebih dikenal dengan RKZ, persis juga disebelah toko Volta yang menjual roti “Biyen” yang terkenal itu, bila orang – orang ingin menyambangi kerabat yang sakit pasti mampir ke toko itu untuk membeli rotinya yang khas enaknya itu, dan penjualnya adalah seorang TiongHoa yang baik hati sekali, bernama Pak Freddy, dan keluarga besar kami sangat akrab dari tahun 70′an ketika toko itu baru dibuka, hingga kini.
Banyak kenangan yang masih melekat ingatan saya sewaktu masih bersekolah dikedua SD tersebut, entah itu kenangan yang indah maupun yang buruk seputar sekolah itu, namun ingatan yang benar – benar melekat adalah ketika saya bersekolah di SDN Kasin II itu dan yang paling saya ingat adalah ketika saya naksir berat dengan teman sekelas saya, namanya Senja, saya masih ingat betul itu, lucu betul rasanya, haha..
Atau teman bermain nintendo saya, yang bernama Roy, yang rumahnya ada didaerah Jagalan itu dan ia juga pernah naksir Citra, teman kami satu kelas juga yang merupakan sepupu Senja. Adapula si pintar Syamsul Mashuri dan Lukman, atau Riki dan Ryan yang tinggal di daerah turunan Kasin ban itu, mereka teman – teman terbaik saya waktu itu dan begitu pula dengan Farida, teman sebangku saya hingga saya meninggalkan malang, atau begitu pula dengan teman – teman saya yang berada di jalan Lombok, sebelah RKZ itu, teman – teman saya mengaji di langgar entah apa nama langgar itu, saya lupa. Anta dan Bonang, yang ada di Bareng, Sofia yang merupakan anak teman pengajian Umik saya, Andi yang jago sekali badminton, dan festival gending (kesenian gamelan jawa) yang saya ikuti bersama teman – teman SD saya dan berhasil menang juara II kalau tidak salah di Senaputra kala itu. Mereka semua sungguh sangat menyenangkan, dan membuat saya kangen sekali.
Kini saya pulang kembali ke malang dan saya memutuskan untuk berkuliah disini, karena selain kangen dengan malang, saya juga ingin menemani Umik saya yang kini sudah sepuh dan sendirian.
Beberapa ingatan dan memori itu seringkali melintas di ingatan saya ketika menelusuri jalanan di kota ini, dimanakah mereka semua kini, bagaimana kabar mereka, sehatkah, sukseskah mereka semua???
Belum pernah lagi saya bertemu dengan mereka – mereka ini. Sangat sulit mencari informasi, soal tempat tinggal pun saya sudah tidak pasti lagi, karena sudah banyak yang berubah dan belokan gang – gang yang ada pun saya sudah tidak ingat lagi.
Tapi, paling tidak, saya sudah berusaha, saya do’akan mereka semua selalu dalam lindungan Allah, kemurahan rizki dan kesehatan selalu beserta mereka.
Untuk sahabat – sahabat lama ku..
Aku Adit.. Adit dulu yang berambut jabrik itu, yang mbethik dan gak iso meneng.. Bila ada diantara kalian yang masih ingat, aku harap kita bisa bertemu dan bercerita lagi tentang masa lalu kita kala itu.
Atau teman – teman di SDN Bunulrejo II ketika tahun 1992-1993, dan teman – teman TK di IKIP Dharmawanita tahun 1990-1991 yang mungkin masih mengenali saya, mungkin barangkali masih ada yang ingat dengan saya, sayang sekali juga saya tidak punya foto – foto kalian lagi yang entah dimana, sedihnya.
Semoga kalian masih ingat aku diluar sana.
Ndutz gak inget
maksudnya gak inget sapa nih?