Didemo, PSSI Ngamuk
JAKARTA – Sekitar seratus supporter dari lima komunitas, kemarin melakukan aksi unjuk rasa di Sekretariat PSSI di Kompleks Gelora Bung Karno. Komunitas yang tergabung dalam Insan Bola Indonesia (IBI), ditemui Sekjen PSSI, Nugraha Besoes setelah melakukan aksi sekitar satu jam. Namun Nugraha sedikit emosi dengan kecaman dan desakan para suporter.
Para suporter yang terdiri dari Aremania (Arema Malang), The Jakmania (Persija Jakarta), Slemania (PSS Sleman), Benteng Viola (Persita Tangerang) dan Pasoepati (Persis Solo), memberi tujuh tuntutan. Mereka juga memberikan deadline, Juli sudah harus ada pemenuhan tuntutan tersebut.
Lima komunitas suporter yang tergabung dalam IBI itu, sampai di sekretariat PSSI sekitar pukul 13.30 WIB. Seluruhnya menggunakan atribut masing-masing. Termasuk bernyanyi dan meneriakkan yel-yel khas supporter.
Faizal, Aremania Kampus Putih yang menjadi Korlap aksi menyebut, para pecinta sepakbola Indonesia mengaku sudah jenuh melihat kondisi PSSI saat ini. Dia mengklaim semua pengurus yang terlibat di dalamnya tidak memiliki hati nurani.
Karenanya mereka mengajukan tujuh tuntutan. Yakni pergantian ketua umum dan pengurus, peningkatan kinerja wasit dan profesionalisme panitia pertandingan, menata sistem kompetisi, standarisasi pemain asing, pembinaan suporter dan klub yang lebih baik dan terencana.
’’Tapi pada prinsipnya, ada dua draft reformasi yang kami tawarkan. Yakni pergantian pengurus dan peningkatan kinerja wasit. Kami meminta sebelum Juli, PSSI sudah harus bisa menyelesaikan. Jika tidak, kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,’’ ungkap Faizal.
Bukan itu saja, IBI juga mendukung upaya Menegpora yang akan mempidanakan pengurus PSSI, jika sampai sepak bola Indonesia dikucilkan dari percaturan sepak bola dunia. Yakni berupa pembekuan PSSI.
Apalagi saat ini, FIFA sudah tidak lagi mengakui Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI. Bahkan nama Nurdin, dianggap tidak ada dalam situs FIFA.
Menanggapi tuntutan suporter itu Nugraha menyanggupi akan membahasnya dengan pengurus lain. ‘’Saya senang menerima saudara-saudara. Sementara untuk tujuh tuntutan itu, akan kami bahas. Apalagi kami sekarang sedang dalam proses pembenahan. Tapi semuanya tidak mudah,’’ kata Nugraha.
Sekjen PSSI itu mulai emosi ketika para pengunjuk rasa menanyakan kepada pengurus PSSI tidak tidak segera menurunkan Nurdin Halid. Bahkan salah satu suporter disemprot karena terus mengecamnya dan PSSI (Poy Heri Pristianto)
~ ~ ~
Sumber Artikel : www.malangpostnews.co.id
Baca Juga :
- Bagaimana Kabar PSSI Setelah Demo 25 Maret?, di OngisNade.Net
- Surat Aremania Untuk MENEGPORA, di lapantuju.wordpress.com
Rupanya pak Besoes kebakaran jenggot, ya (Padahal dagu pak Besioes mulus-mulus saja.)
Dunia SepakBola di negeri ini ? maaf mau komentar kok males…
Tolong untuk tim nas sekarang di komandani oleh bendol saya sarankan setelah melihat penampilan sewaktu main dengan tim ecek-ecek miyanmar di pinal itu ,untuk kontribusi blok belakan tidak menunjang sama sekali dan blok tengah yang komandoi oleh ponaryo tidak bisa membuka jaringan untuk mendapatkan suplay dari bawah sehingga hanya bisanya oper-operan kalau tidak ada lawan kalau deklawan gugub saemua .tolong perhatikan kalau perlu pemain belakng di ganti dan tengah dibongkar saja.