Komunitas Blogger Malang (Ngalam) Komunitasnya Arek-arek Blogger Malang (Ngalam) Raya

Branding AREMA tidak perlu dihubung2kan dengan branding lain

01.16.2008 · Posted in Budaya, Informasi, Opini

Jika jalan-jalan keliling Malang, kita sering melihat di toko-toko, di pasar, supermarket atau di jalan-jalan orang memakai berbagai macam kaos dengan gambar/tulisan yang berhubungan dengan kesebelasan AREMA, misalnya tulisan Arema, aremania, singo edan, kera ngalam dll. dari sekian desain kaos yang ada, saya cukup geli dengan gambar/tulisan ini:
singo'o edan
ongis nade
geli karena malu, pengen tertawa, aneh, dll. karena terang-terangan tulisan tersebut mengadopsi dari logo ini:
hugo's
nama salah satu tempat clubbing di Indonesia, yang kebetulan juga ada di kota Malang, yah tempat clubbing, yang jaman dulu istilahnya adalah ‘Diskotik’, tempat para hedonis berkumpul, atau mungkin kata mereka tempat kemaksiatan, salah satu penyebab beberapa bencana alam di negeri ini. tapi stop!, bukan, bukan karena ini masalahnya, saya tidak suka tulisan ongsis nade/ singo edan diatas hanya dari kacamata desain saja, dengan beberapa alasan sebagai berikut:

  1. terlalu dipaksakan, ada penambahan karakter ['] pada kata “Ongis” menjadi “Ongi’S”, juga ada penambahan karakter [']+[O] pada kata “Singo” menjadi “Singo’O”. sungguh sangat kelihatan pemaksaannya =(
  2. terlihat katrok (ndeso/osed). karena sesuatu yang tidak pas malah dipaspaskan, kalau logo aslinya Hugo’S menurut saya bagus dan eyecathcing, tetapi jika diganti kata “Singo’O” atau “Ongi’S” haduh nggak bagus dilihat, sungkan, ngisin-ngisini.
  3. jadi free marketingnya hugo’s. iyah dengan memakai kaos itu kita jadi mempromosikan hugo’s karena orang lihat itu langsung ingat brandingnya hugo’s. kita jadi marketing tetapi kita tidak dibayar.
  4. bukankah logo AREMA sendiri yang sudah ada, dengan branding kepala singa itu sudah bagus? tidak akan habis jika dieksploitasi bentuk dan desainnya?

mohon maaf jika ada yang tersinggung (mungkin ada yang punya kaosnya), tetapi kita open saja, yah jika dilihat dari kacamata kreatif, memang AREMAnia cukup kreatif, juga loyal, karena begitu banyak variasi desain branding AREMA dimana-mana, ada juga yang mengadopsi logo bir “Jack Daniels”, juga ada yang mengadopsi branding “Skaters” menjadi “Republik of Aremania”, meskipun branding AREMA sendiri sudah kuat, tanpa dihubung2kan dengan branding lain.

Share

Author:

seorang front-end web developer asli Malang :) follow @pakzam

website: http://zam.web.id

22 Responses to “Branding AREMA tidak perlu dihubung2kan dengan branding lain”

  1. sepakat mas zam,
    secara Arema memang uda kerenlah,
    klo perlu brand laen yg nyontek brand Aremaâ„¢ ;)

  2. loh, salah satu globber ada yang make kaos itu loo…

    * lirik fahroe *

  3. mohon maaf jika ada yang tersinggung (mungkin ada yang punya kaosnya), tetapi kita open saja, yah jika dilihat dari kacamata kreatif, memang AREMAnia cukup kreatif, juga loyal, karena begitu banyak variasi desain branding AREMA dimana-mana,…

    ya, saya maafkan. karena saya “sebagai pemilik kaos” membelinya dengan penuh perjuangan ketika pertandingan AREMA vs Persija di Stadion Lebak Bulus Jakarta 2006.
    Saya juga punya setikernya “Ongis Nade” versi tersebut. Hal ini semata mata karena brand “yang ditiru” memang sama terkenalnya.

    Dan menurut saya semuanya ndak masalah,… Pemilik Brand pun pasti berterimakasih kepada kita, karena turut berpromosi.

    meskipun branding AREMA sendiri sudah kuat, tanpa dihubung2kan dengan branding lain.

    Penulis mungkin punya desain baru yang lebih fresh,… share dunk,.. :) ntar saya yang bikin kaos dan setikernya :) thankyu

  4. desktopku ada potone orang yang pakai kaos itu tuh….
    hahahahaha itu toh yang namanya fahroe…
    :D

  5. AREMA bumi pertiwi saya..23 tahun sudah saya mengabdi…AREMA satu djiwa…
    HIDUP AREMA…Arek Madura…..^o^ eitssss..
    “Kabur….

  6. Saya rasa mengenai Arema ini perlu ada detail LOGO dan BRAND yang jelas….

    Karena saya sendiri melihat Arema bukan Arema FC, kalau mau khan sebenarnya Arema ndukung Persema? tapi kok secara FC malah dukung Arema FC yang notabene milik swasta?

    • justru inilah uniknya om, kalau tidak salah satu-satunya kesebelasan swasta di ligina I hanya AREMA bro! (hebat bukan?), yang lain semuanya milik pemerintah, yang menghabis2kan uang pemerintah, dan penuh intrik politik dimana-dimana, ini juga berkaitan dengan dianaktirikannya arema oleh PSSI!

  7. *OOT
    Kediri rusuh.. awak ku gering saiki

    back to topic,lek gawe aku ya apapun tampilannya.. asal ndak ngerugekan orang.. yo monggo wae :D

  8. fajarmono says:

    ngene lo SAM!!

    nek aku ndelok artikel iki…
    g usah dipermasalahkan.. jess

    nek jareku….
    paling.. paleng.. ato mungkin…
    saiki logo ato brand yang lagi “in” ya logo itu…
    so!!! jadi g usah” pusing…

    bah iku singo’o edan kek,
    bah iku ongi’s nade kek,
    bah iku hugo’s cak
    bah iku cak hugos

    salam
    http://www.friedster.com/fajarmono
    http://www.fajarmono.wordpress.com

  9. Ya begitulah mungkin taraf kreatifitas kita,awalnya plagiat tapi kalo memang dari sono nya udah kreatif lama kelamaan jg akan bikin design sendiri, yg kadang lebih jelek dari niru dan maksa bilang bagus. ya begitulah cuman soal cara pandang aja.

    kurang lebih sama kasus seperti ini, lebih banyak mana bendera indonesia dari pada bendera luar (terutama inggris) pas lihat pertandingan bola (dalam hal ini arema).

  10. ehem… gw baru paham disini kalo ternyata arema itu swasta punya loh :D

  11. kalau nurut ayas, sah-sah dan baek aja, karena mau diapakan aja kalau AREMA / AREMANIA itu tetep NES alias ciamik.
    jangan mengecilkan arti dan perjuangan AREMA hanya karena kita melihat yang kecil-kecil gitu.
    AYO BESARKAN TERUS AREMA.

  12. ya apapun logonya yang penting tetap satu “AREMA” walaupun aku bukan AREMA tapi aku satu hati dengan AREMA, salam SATU JIWA dari LA MANIA nGaLam.

Switch to our mobile site